ilustrasi

batampos.co.id – Empat perusahaan taksi online sudah mengajukan izin ke pemerintah provinsi Kepulauan Riau. Tetapi pemerintah provinsi belum mengeluarkan izin karena persyaratan belum lengkap.

“Sudah ada 4 perusahaan yang mengajukan izin. Kami tidak keluarkan, karena masih ada syarat-syarat yang belum dilengkapi,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Zamhur Ismail, Selasa (28/11).

Karena belum lengkap berkas permohonan izin tersebut akhirnya dikembalikan ke perusahaan. Harapannya berkasnya bisa segera dilengkapi.

“Persyaratan itu ya sesuai dengan Permenhub yang baru. Intinya kalau sudah semua lengkap, maka akan diproses. Kita tidak pernah memperlambat,” katanya.

Saat ini Dishub Kepri masih trus melakukan survey di lapangan terkait kuota taksi online yang memungkinkan beroperasi di Batam. Di mana menurutnya, kuota harus ditentukan agar seimbang dengan kebutuhan di Batam.

“Jadi masih terus kerja kita ini. Termasuk bagaimana saat ini kebutuhan di lapangan. Kuota harus ditentukan berapa, sehingga jelas batasannya nanti,’ katanya. (ian)

Respon Anda?

komentar