Aji salah satu pedagang di Pasar Mitra Raya Batamcenter sedang merapihkan dagangannnya, Mingggu (3/12). Harga cabai yang sempat naik di pasar tersebut kini mulai beranjak turun dengan harga 60 per kilo. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Harga cabai merah kriting masih bertahan pada angka Rp 60 ribu per kilonya di pasar tradisional Batam. Selain masih langka, kualitas cabai merah kriting masih tak sebagus dari yang biasanya.

Novi penjual nasi padang di Bengkong mengeluhkan harga cabai merah kriting yang masih mahal. Padahal untuk memasak beragam makanan, ia mengutamakan cabai.

“Kalau warung padang, cabai itu paling utama. Biasanya untuk gulai, rendang, balado, pokoknya semuanya wajib pakai cabai. Tapi sekarang harga cabai mahal,” imbuh Novi.

Menurut dia, ia tak mungkin mengurangi porsi cabai saat membuat masakan padang, karena hal itu dapat mengurangi rasa masakan juga. Apalagi untuk menaikan harga juga tak mungkin.

“Serba salah kami, dikurangi rasanya bisa beda. Dinaiki harga, pelanggan bisa kabur. Mau tak mau kami tetap masak sesuai porsi, meski mahal,” ujar Novi.

Namun, Novi mengaku punya siasat agar tak terlalu rugi. Ia menganti sambal cabai merah dengan hijau agar harga biasa seimbang dengan pendapatannya.

“Biasanya untuk sambal kami lebih banyak yang merah, tapi sekarang banyakkan yang hijau. Harga cabai hijaukan lebih murah,” beber Novi

Sementara di pasar Tos 3000 Jodoh, harga cabai merah kriting masih Rp 50-60 ribu perkilonya. Pedagang yang jualan cabai juga masih langka.

“Harga memang segini dari kemarin-kemarin, Rp 50 ribu sekilo,” ujar Inan pedagang cabai.

Kondisi yang sama juga dikatakan Aji pedagang cabai di pasar Mitra Raya Batamcenter. Menurutnya harga cabai merah masih Rp 60 ribu perkilo. Sedangkan untuk cabai hijau Rp 40 ribu perkilonya.(she)

Respon Anda?

komentar