Iklan
Presiden Direktur PT Sat Nusapersada Abidin Hasibuanbersama Head of Xiaomi South Pacifik Region and Indonesia Country Manager Stepen Shi meninjau pembuatan hp xiomi di PT Sat Nusapersada, Senin (4/12). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – PT Sat Nusapersada, Tbk terus mendapat kepercayaan dari sejumlah vendor untuk memproduksi ponsel pintar (smartphone). Saat ini, perusahaan dengan kode saham PTSN itu mampu memproduksi 3 juta smartphone per bulan dengan melibatkan 1.500 karyawan.

Iklan

“Bahkan kami berharap bisa menciptakan peluang kerja sampai 3.000 orang. Namun ini tergantung market,” kata CEO PT Sat Nusapersada, Abidin Hasibuan, Senin (4/12).

Abidin menjelaskan, saat ini ada beberapa merek ponsel pintar yang diproduksi Sat Nusapersada. Salah satunya Xiaomi.

Abidin mengaku sudah menjalin kerja sama yang baik dengan Xiaomi selama dua tahun terakhir. Menurut ia, kualitas Xiaomi tak perlu diragukan lagi. Produknya sangat populer di Indonesia bahkan dunia.

“Untuk seperti ini tak mudah, ada audit dari tim khusus Xiaomi juga. Dan kami beruntung bisa bekerja sama,” imbuh Abidin.

Menurut dia, teknologi yang tersedia di PT Sat Nusapersada amat canggih. Bahkan Abidin mengklaim pihaknya mampu memproduksi ponsel pintar secanggih apapun.

“Dalam konteks Xiaomi ini, kami siap untuk gebrakan yang lebih canggih,” katanya.

Kemarin, Sat Nusapersada sengaja mengundang media lokal dan nasional untuk melihat langsung proses pembuatan ponsel pintar Xiaomi. Pembuatan hape Xiaomi ini sedikitnya melalui 48 proses tahapan sebelum akhirnya dikemas dan dipasarkan.

Satu proses dikerjakan oleh satu pekerja. Para pekerja tampak dengan teliti mengerjakan peran mereka masing-masing untuk merakit satu-per satu komponen hingga menjadi smartphone Xiaomi.

Setelah melalui 48 tahapan dan dikemas, ternyata masih ada tahapan pengecekan lagi. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas hape Xiaomi pabrikan Sat Nusapersada itu benar-benar baik bahkan sempurna.

“Saat ini kami sedang memproduksi Xiaomi edisi Christmas (Natal, red). Ada banyak tambahan bonus. Namun yang paling penting, kami mengutamakan kualitas dari Xiaomi. Untuk warna, masih disediakan merah,” ujar Head of Xiaomi South Pacific Region and Indonesia Country Manager, Steven Shi, kepada awak media.

Disinggung berapa keuntungan dan penjualan Xiaomi yang dipasarkan di Indonesia, Steven mengaku belum tahu pasti. Ia hanya memastikan kualitas produk Smartphone Xiaomi semakin lebih baik.

“Kami belum hitung, namun diperkirakan sangat tinggi. Akhir tahun akan kami informasikan setelah dihitung,” imbuh Steven lagi. (she)