batampos.co.id – Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kepulauan Anambas Awalludin, menyatakan Pilkades serentak sudah berjalan dengan baik pada pertengahan bulan November lalu. Kini tinggal menunggu pelantikan Kades terpilih yang rencananya akan dilaksanakan secara terpisah di masing-masing kecamatan.

Rencananya, pelantikan ke 18 kades terpilih tersebut akan dilaksanakan pada minggu keempat bulan Desember mendatang. Setelah pelantikan pada akhir tahun ini, maka, pada awal tahun 2018, kades terpilih sudah efektif menjalankan tugas.

“Sekarang ini kita masih menunggu berita acara penetapan resmi terkait Kades terpilih secara serentak oleh BPD, beberapa panitia sudah ada yang mengajukan berkas hanya saja berkas mereka belum lengkap, jadi kita minta untuk dilengkapi dulu,” ungkap Awalludin, Rabu (6/12)

Mengenai berkas hasil perhitungan suara sudah sampai ketangannya, tapi mekanisme dan prosedur yang berlaku harus ada berita acara penetapan kades terpilih secara resmi. “Hal ini sudah ia sampaikan ke pimpinan dan Bupati Kepulauan Anambas,” ungkap Awalludin.

Tambahnya, dirinya sudah menyurati kepada seluruh panitia pilkades agar segera melakukan penyerahan berkas hasil penghitungan suara dan untuk dapat melakukan koordinasi dengan pihak BPD supaya dilakukan penetapan pemenang dengan diterbitkan berita acara dan disampaikan langsung ke Pemda.

Setelah adanya berita acara penetapan kades terpilih nantinya maka dirinya akan mengajukan permohonan kepada bupati untuk penetapan jadwal pelantikan Kades. “Pelantikan akan dilakukan oleh bupati secara langsung dan rencananya secara terpisah dan itu akan diatur sesuai jadwal,” ungkapnya.

Awal, berharap bagi kades yang terpilih setelah dilantik, dapat melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku. Tidak kalah penting, seorang kepala desa harus mampu memimpin pemerintahan desa dengan baik sebagaimana yang diharapkan masyarakat di desanya masing-masing. “Kita berharap kedepannya kinerja kepala desa bisa lebih ditingkatkan terutama dalam pengelolaan anggaran desa pastinya harus tertib administrasi,” ungkapnya.

Diketahui pada awalnya ada 20 desa yang dijadwalkan melaksanakan pilkades serentak. Tapi dua diantaranya gagal melaksanakan pilkades karena ada kendala dilapangan sehingga harus ditunda pelaksanaannya. (sya)

Respon Anda?

komentar