batampos.co.id – Sekolah swasta Pelita Nusantara (Pelnusa) yang berada di Jalan Basuki Rahmat, diharapkan pemerintah dapat bekerja sama dalam menertibkan kendaraan para wali muridnya.

Pasalnya, hampir setiap hari, bagian jalan yang berhadapan dengan sekolah yang banyak mengentaskan siswa berprestasi ini selalu mengalami kemacetan.

Pemerintah Kota Tanjungpinang, sampai ikut turun tangan mengurusi penertiban jalan tersebut. Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah bahkan telah beberapa kali ikut mengingatkan pihak sekolah. Untuk tegas dalam menertibkan kendaraan wali murid para siswa Pelnusa.

“Masalahnya memang mereka tidak memiliki lahan parkir yang memadai. Akhirnya jam berangkat dan pulang sekolah, sampai harus berhenti di tengah jalan,” tutur Lis pada media kemarin.

Lis mengakui adanya perasaan tak nyaman dan dirugikannya masyarakat, terhadap kemacetan yang ditimbulkan. Dikarenakan komplain masyarakat inilah, Lis mengatakan, untuk tidak mengizinkan pintu bagian depan sekolah dibuka.

“Sekolah minta waktu sampai selesai ujian. Kalau masih tidak bisa bekerja sama juga, pintu depan tidak kami izinkan untuk dibuka. Bantailah mau lewat mana,” sambung Lis lagi.

Ia juga menuturkan, satu-satunya solusi terbaik yang dimiliki yakni memindahkan salah satu peringkat sekolah ke lokasi yang memadai. “Terserah SMP atau SMA nya. Harusnya pindah, karena di lokasi sekarang tidak memadai lagi,” lanjut Lis lagi.

Kendati demikian, ia mengakui adanya penyesalan akan pemberian izin kepada pihak Pelnusa dalam mengembangkan sekolahnya. Lis menilai, sebelum memberikan izin, sekolah diberikan catatan untuk menyediakan lahan parkir yang memadai jika memungkin tetap berada di lokasi saat ini.

“Yang pasti kami mengharapkan kerja sama, pihak sekolah, wali murid dan juga pemko tentunya. Agar seluruhnya merasa nyaman,” tutup Lis. (aya)

Respon Anda?

komentar