batampos.co.id – Setelah mengeluarkan motor retro W800 dan W250, Kawasaki meluncurkan W175.

Iklan

Dilihat secara kasat mata, W175 ini benar-benar tampil gahar. Kesan maskulin terlihat dengan perpaduan warna silver kombinasi cokelat, hitam. Dengan gaya klasik yang seolah memutar memori bernostalgia ke era 80-an. Jadilah perpaduan itu menjadi kombinasi nuansa motor cowok retro nan elegan.

Dilaunching pada gelaran Kawasaki Bike Week (KBW), 18 November lalu di Ancol, Jakarta Utara, Kawasaki W175 siap merambah pasar Jawa Timur. Surabaya menjadi kota kedua di Indonesia yang menjadi panggon launching motor bergaya retro itu. Jumat (8/12), W 175 dipamerkan di Kawasaki Surapita Unitrans, Jemursari, Surabaya.

General Manager PT Kawasaki Surapita Unitrans Calvin Gozali menjelaskan, pihaknya memang membaca geliat penghobi motor bergenre retro. Di Jawa Timur, motor klasih banyak digandrungi. ”Target market kami usia 18-35 tahun,” jelas Calvin.

Kawasaki berusaha menyesuaikan dengan selera pasar. Saat ini, orang sudah agak bosan dengan motor sport. Butuh sebuah terobosan baru, di mana pecinta motor mudah jatuh cinta dan tidak mudah berpaling ke yang lain. Motor model klasik jelas punya pengguna yang loyal.

”Selama ini orang mengira bahwa anak-anak muda gak suka motor retro, ternyata itu salah. Justru ini yang dicari, motor ini bisa hits banget,” lanjutnya.

Secara khusus W175 mengadopsi British Naked Motorcycles. Sebagai generasi pertama naked motorcycle retro, punya kualitas mesin berkapasitas 177 cc single piston yang dilengkapi engine balancer. Mesin sebesar itu mampu menghasilkan kekuatan 12,8 tenaga kuda pada 7.500 rpm. Torsi yang dihasilkan mencapai 13,2 Nm pada 6.000 rpm.

W175 memakai karburator Mikuni VM24. Karburator jenis ini adalah kerap dipakai untuk motor balap. Jadi tidak hanya menampilkan body futuristik, W175 juga tetap bisa berakselerasi cepat khas Kawasaki. Sedangkan untuk knalpot, W175 bergaya peashooter yang disertai pipa header lengkung.

W175 dilepas ke pasaran dengan dua varian, yakni Special Edition (SE) dan Standard. Keduanya sama-sama menggunakan speedometer analog yang menampilkan fungsi-fungsi trip meter, odometer, posisi netral, sein, hingga indikator lampu jauh. Bedanya, speedometer analog tipe SE dilengkapi dengan bezel chrome.

Untuk tipe SE, kawasaki memasarkan tiga pilihan warna antara lain metallic matte covert green, new silver, dan metallic spark black. Sejumlah baut memakai warna chrome yang semakin menonjolkan nuansa maskulin elegan. Tipe SE dibanderol Rp 33,6 juta.

Sedangkan tipe standar hanya hadir dengan satu warna yaitu pearl crystal white. Harganya dipatok Rp 32,21 juta. (did/JPC)