Suasana jual beli di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang, Rabu (22/2). Pasar ini dikelola oleh BUMD Tanjungpinang. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Polri memberikan peringatan kepada para oknum pedagang dan pengepul untuk tidak melakukan kecurang lagi.

Iklan

Terutama menjelang Natal dan Tahun baru 2018.

“Kami selalu melakukan warning, kita kan sudah ketahui oknum-oknumnya yang suka bermain,” ungkap Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/12).

Menurut Setyo, kepolisian siap memberikan sanksi tegas kepada para mafia apabila masih melakukan kecurangan. Polri tak segan menjerat pelakunya dengan tuduhan melanggar pidana.

“Bisa dikenakan Undang-undang pangan, Undang-undang usaha bisa, hukumannya bisa berupa hukum pidana,” ujar Setyo.

Polri juga memprediksi daerah-daerah potensial yang bisa mengalami kenaikan harga di Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Maluku, Nusa Tenggara Timur atau tempat-tempat yang mayoritas penduduknya merayakan hari raya Natal.

Untuk mengantisipasi oknum nakal, polri juga akan melakukan operasi pasar secara rutin. Untuk menghindari munculnya kartel-kartel mafia pangan baru muncul. Operasi ini juga akan melibatkan Badan POM untuk meninjau kualitas pangannya. (sat/JPC)