Arif Fadilla saat menghadiri nikah masal. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS. Arif Fadillah menghadiri acara Nikah Massal di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Tanjungpinang, Selasa (12/12).

Iklan

Arif mengatakan bahwa Kesejahteraan sosial di masyarakat Kepri harus terus ditingkatkan salah satunya adalah dengan terus meningkatkan kepedulian dengan cara mengadakan program nikah massal.

“Program ini sangat baik untuk terus dilakukan karna merupakan salah satu bentuk pembangunan dibidang kesejahteraan sosial, kita tahu masih banyak masyarakat yang belum mampu dalam melengkapi kelengkapan pernikahannya untuk itu merupakan tugas kita bersama dalam membantu mewujudkan itu,” ujar Arif

Program Nikah Massal sendiri merupakan agenda dari Lembaga Koordinasi dan Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Kepri yang diketuai oleh Hj. Noorlizah Nurdin Basirun dengan mengambil tema “LKKS dalam program nikah massal membentuk keluarga berkualitas” menghadirkan 25 pasangan yang berasal dari Tanjungpinang dan Bintan.

Mewakili ketua LKKS, Dolly Boniara mengatakan tujuannya dilaksanakannya program ini adalah untuk membantu masyarakat yang kesulitan biaya untuk menikah dan menertibkan administrasi kependudukan.

“Agar perkawinan mereka diakui secara sah baik oleh pemerintah maupun agama. Pasangan nikah masal sebagian dari mereka adalah pasangan yang sudah menikah dengan kondisi yang tidak mampu dengan adanya nikah masal ini akan melindungi masyarakat yang tidak memiliki surat nikah akan menyulitkan anak-anaknya dalam memperoleh Akta kelahiran yang menjadi salah satu persyaratan dalam menempuh pendidikan juga mengakibatkan kendala hukum waris,” ujar Kepala Dinas Sosial tersebut.

Ketua Panitia Penyelenggara Sulastri mengatakan bahwa pihak LKKS sebelum menyelenggarakan program nikah massal terlebih dahulu pihaknya melakukan penelusuran dan sosialisasi di Tanjungpinang dan Bintan.

“Selama 3 bulan kami telah melakukan survei langsung kerumah penduduk, dan terdata sebanyak 25 pasangan dengan rincian 18 pasangan muslim dan 7 pasangan non muslim belum memiliki kelengkapan terkait pernikahan mereka, untuk itu kami melakukan program ini untuk membantu mereka,” ujar Sulastri.

Salah satu perwakilan dari para calon pengantin Suwandi menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pihak LKKS dan Pemerintah Provinsi Kepri yang mana dengan diadakannya program nikah massal ini dapat membantu mereka dalam melengkapi pemberkasan secara administrasi dan hukum.

“Kami ucapkan ribuan terimaksih atas program nikah massal ini semoga kedepannya dapat terus berlanjut karna kami tahu masih banyak lagi saudara-saudara kami yang belum terdata,” ujar Suwandi.

Acara sendiri dilanjutkan dengan prosesi tepuk tepung tawar dan berfoto bersama hadir pada kesempatan tersebut Ketua DWP Provinsi Kepri Hj. Rismarini Arif Fadillah, Ketua LAM Abdul Razak beserta Rombongan, anggota LKKS beserta tamu undangan lainnya. (bni)