Pihak basarnas Tanjungpinang mengevakuasi mayat korban kapal tenggelam di Perairan Berakit. Mayat ditemukan di tepi Pantai Segalah Batu Junjung Senggiling Desa Sri Bintan Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan pada Selasa (12/12) sekitar pukul 11.00. F. Basarnas untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Salah seorang korban kapal kayu yang terbalik di perairan internasional sekitar 10,3 mill dari perairan Tanjungberakit Kabupaten Bintan pada Minggu (10/12) lalu ditemukan sudah tidak bernyawa.

Iklan

Korban bernama Chan Chon kuok alias Jonathan Clifford (51) warga negara Malaysia ditemukan di tepi Pantai Segalah Batu Junjung Senggiling Desa Sri Bintan Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan pada Selasa (12/12) sekitar pukul 11.00.

Penemuan jasad korban bermula ketika salah seorang warga Pengudang, Arizal bin Sibar saat itu sedang mencari barang bekas plastik di tepi pantai. Nelayan berusia
37 tahun ini menemukan mayat laki-laki dengan badan bertato dan masih
menggunakan pakaian. “Kami mengetahui setelah ketua RT melaporkan ke kantor polisi,” kata kapolsek Bintan Utara Kompol Jaswir yang dihubungi Batam Pos, siang kemarin.

Anggotanya lalu melakukan evakuasi jasad bersama satpolair polres bintan dengan melakukan koordinasi bersama pihak Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP)
Tanjungpinang. Kasatpolair Polres Bintan AKP Norman juga membenarkan penemuan mayat di Desa Sri Bintan.

Ia menjelaskan, ciri-ciri mayat memiliki tato di badannya, tinggi lebih kurang 170 centimeter dan pada saat ditemukan dalam kondisi telungkup dengan menggunakan celana biru motif ikan, baju kaos lengan panjang warna biru. Selain itu, rambut korban terkelupas dan tubuhnya sudah membengkak. “Diperkirakan sudah dua hari meninggal,” katanya.

Sementara itu, Kepala BNNP Tanjungpinang Budi Cahyadi melalui Kasi Operasional BNNP Tanjungpinang, Eko mengatakan, pihaknya menerima laporan telah ditemukan mayat di bibir pantai pengudang. Mayat laki-laki bertato, berbaju biru dan celana warna unggu itu, katanya langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
provinsi kepri di Tanjungpinang.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak Malaysia untuk memastikan apakah mayat yang ditemukan merupakan korban kapal yang terbalik,” katanya.

Tak lama, berdasarkan informasi dari pihak RCC Johor baru, membenarkan mayat tersebut merupakan korban kapal yang tenggelam di Perairan Batu Putih. “Pengakuan abang korban, membenarkan itu adalah korban kapal yang tenggelam bernama Chan Chon kuok alias jonathan clifford,” sebutnya.

Sebelumnya, Senin (11/12) sore, pihak BNNP Tanjungpinang juga menerima informasi dari RCC Johor baru bahwa telah ditemukan mayat oleh KD Andala, kapal milik Malaysia. Mayat itu lalu dibawa ke rumah sakit di Malaysia, namun identitas waktu itu belum diketahui. kejadian terbaliknya kapal kayu ini terjadi pada Minggu sore lalu. Waktu itu, pihak BNNP Tanjungpinang menerima laporan adanya kapal yang terbalik dan dua warga negara Malaysia tenggelam dan hilang. Tim gabungan kemudian melakukan pencarian pada Senin (11/12) pagi. (cr21)