ilustrasi

batampos.co.id – Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie resmikan Unit Layanan Paspor Harbourbay, Kamis (13/12). ULP ini nantinya dapat melayani 50-75 pemohon dalam satu hari.

“Ini bentuk perhatian kami ke masyarakat,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam Lucky Agung Binarto, Rabu (13/12/2017).

Tingginya permintaan masyarakat untuk pembuatan paspor, menjadi alasan Lucky membuat ULP. Ia mengatakan dalam seharinya lebih dari 300 pemohon mendaftar untuk membuat paspor di Batam.

“Kuota kami di Kantor Batamcenter, cuma 275 orang,” ungkapnya.

Sehingga banyak masyarakat yang tak bisa mengurus paspor, dan tak terpaksa harus mendaftar lagi di hari lain. ULP ini diharapkan dapat menampung pemohon yang berada di sekitar Harbourbay.

“Jadi warga sekitar sana, tak perlu jauh-jauh lagi datang ke Batamcenter,” ungkapnya.

Ada sebanyak 15 orang personel Imigrasi ditempatkan disana untuk melayani pemohon paspor. Pembangunan ULP ini termasuk terobosan baru dari Lucky selama menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam.

Sebelumnya ia mengeluarkan kebijakan pembuatan paspor kolektif dengan cara “jemput bola”. Biasanya pemohon yang mendatangi Kantor Imigrasi. Tapi dengan kebijakan ini, petugas paspor yang mendatangi pemohon. Lucky mengatakan sudah beberapa perusahaan yang menggunakan pembuatan paspor dengan cara ini.

Tidak hanya ini saja, ada kebijakan lainnya yakni paspor diantar langsung ke rumah pemohon.

“Kami kerjasama dengan PT POS, jadi pemohon hanya perlu tunggu di rumah. Paspor jadi langsung diantar,” ujarnya.

Saat ini imigrasi Batam menerapkan sistim antrian via Whatsapp. Dengan sistim ini tidak lagi antrian paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam.

Selain ULP, ada dua tempat baru yang akan melayani urusan keimigrasian yakni di Mall Pelayanan Publik dan PTSP.

“Satu konsen untuk investasi dan satunya lagi melayani TKI,” pungkasnya. (ska)

Respon Anda?

komentar