batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun ingin Pulau Dompak bukan hanya menjadi Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri namun juga dapat dimanfaatkan untuk beragam destinasi. Sebuah destinasi yang lengkap dan menjadi ikon Ibu Kota yang bernuansa khas Melayu.

Iklan

“Kita ingin masyarakat datang tidak hanya mengurus berkas administrasi saja namun juga dapat menikmati keadaan Pulau Dompak,” ujar Nurdin saat meninjau beberapa proyek pembangunan di Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu (13/12).

Di antara yang ditinjau Nurdin adalah perapian bahu di sepanjang jalan serta pembangunan pintu masuk dan gapura jembatan.

Di tengah-tengah peninjauannya tersebut juga Nurdin sempat berbincang bersama para pekerja yang sedang istirahat. Nurdin berpesan agar dalam menyelesaikan pekerjaan harus penuh dengan ketelitian.

“Tentu kita mengejar waktu dalam menyiapkannya, namun juga harus diiringi dengan ketelitian dan perhatikan juga keselamatan kerja baik bapak-bapak sekalian maupun dari masyarakat yang sedang melintasi jalananan sekitar,” pesan Nurdin.

Selain meninjau pembangunan infrastruktur di Dompak, Gubernur juga berkunjung kebeberapa Kantor seperti Gedung Satpol PP yang sedang dibangun, Dinas Kebudayaan, Gedung LAM, Gedung Wanita dan Dinas Kominfo.

Saat mengunjungi Gedung Satpol PP, Gubernur menginstruksikan agar di sekitar gedung yang masih ada lahan agar diproyeksikan untuk membangun pusat kegiatan olahraga. Tentu sarana yang dapat digunakan baik untuk berbagai iven besar atau digunakan masyarakat setempat.

“Jadi semua ada di Dompak, ada wisata olahraga, wisata religi, wisata budaya dan wisata kuliner juga akan kita buat di sekitar Masjid Raya Dompak,” sambung Nurdin.

Untuk mewujudkan hal tersebut rencananya, Nurdin akan membentuk Badan yang khusus mengelola Pulau Dompak.

“Agar lebih terkendali dan pengawasan melekat dapat terus dilakukan, nantinya Badan Pengawas Pulau Dompak akan berada di Dinas PU,” tambahnya.

Selanjutnya Gubernur mengunjungi Dinas Kebudayaan. Saat berkunjung, sedang diselenggarakan kegiatan peluncuran buku 1001 Pantun karya Maestro pantun H. Muhammad Ali Ahmad (Ali Pon). Mengambil sambutan singkat pada acara tersebut Nurdin mengatakan sangat menyambut baik beragam karya yang dihasilkan oleh putra daerah. Apalagi karya yang dihasilkan tersebut dapat dijadikan bekal berharga dan dapat dinikmati oleh anak cucu di masa depan.

Lalu Gubernur mengunjungi Gedung LAM dan Gedung Wanita, Nurdin menyanjung kedua Gedung tersebut yang dikatakannya penuh dengan kreativitas karna memiliki ornamen-ornamen yang berbeda, melihat hal tersebut kedepan Nurdin ingin agar pembangunan gedung-gedung di Dompak harus bernuansa dan beronamen khas melayu.

Terakhir Gubernur melakukan kunjugannya ke Kantor Diskominfo, Gubernur disajikan ruangan yang berisikan pengelolaan informasi terkait pemerintahan Provinsi Kepri yang dinamakan Kepri Integrated Information System (KIIS).

Semua Bank data yang ada di lingkup Pemerintahan nantinya semua terhubung di Diskominfo nantinya akan dibuatkan aplikasi yang akan langsung bisa dilihat dan dipantau langsung diruang kerja Gubernur. Sekdaprov Kepri TS. Arif Fadillah yang ikut pada kunjungan tersebut mendukung penuh keberadaan IT di pusat pemerintahan Kepri yang tujuannya agar lebih mempermudah berbagai proses pekerjaan. (bni)