F. Octo Zainul Ahmad/Batam Pos

batampos.co.id – Seusai menyabet tujuh medali di Kejuaraan Singapore Archery Open 2017 di Bukit Gombak Stadium Singapura beberapa hari lalu, klub panah Batam Archery Center (BAC) kembali eksis dengan mengikuti turnamen bergengsi lainnya.

Iklan

Kali ini turnamen Lantamal IV Archery Cup di Tanjungpinang yang dibidik. Event yang dilangsungkan 17 Desember 2017 di Lapangan Dewa Ruci, Tanjungpinang ini memperebutkan hadiah utama berupa Tropi Piala Danlantamal IV.

“Kami ingin tetap aktif dengan mengikuti berbagai turnamen panahan. Selain untuk menambah jam terbang dan pengalaman bertanding. Ini juga merupakan bentuk nyata dukungan kami kepada perkembangan panahan di Tanjungpinang dan Kepri pada umumnya,” ujar Ketua BAC, Ilham Maulana kepada Batam Pos, Kamis (14/12).

BAC sendiri akan mengirimkan sembilan atletnya untuk turun di dua kelas yang dipertandingkan.

Satria Nurwijaya dan Hafidz Rafif Wibowo turun di kelas Barebow 5 meter SD dan SMP. Sedangkan Fasida Dharma, Fandra Wimaputri, Liswantoro, Sugeng, Munzir, Zaky, Sufi’i dan Hafidz Rafif Wibowo juga turun di kelas Barebow 10 meter SMA dan umum.

Ilham menjelaskan, turnamen panah ini berbeda dengan turnamen panah lainnya yang sering diikuti BAC. Pasalnya, dalam turnamen Lantamal IV Archery Cup ini, peserta diwajibkan menggunakan Barebow atau biasa disebut busur tradisional atau busur tanpa aksesoris seperti yang umumnya dipakai di event-event panah lainnya.

“Ini merupakan kompetisi Barebow pertama yang kami ikuti. Dan jelas merupakan tantangan tersendiri bagi kami,” jelas Ilham.

Tentunya dalam sepekan ini para atlet panah yang dikirim BAC untuk mengikuti ajang tersebut diarahkan untuk latihan memanah dengan Barebow.

“Sebetulnya barebow merupakan teknik dasar panahan, semua anggota BAC sudah melewati tahap tersebut. Jadi mereka tinggal me-review saja, semoga hasilnya maksimal dan meraih yang terbaik,” tutup Ilham. (cr16)