Untuk yang sedang cari istri, berikut ada pelajaran berharga dari Donjuan.

Donjuan,40, kerap mengelus dada lantaran istrinya Karin, 25, dianggap terlalu gaul

Donjuan awalnya gembira dan bangga saat kali pertama berhasil memperistri Karin, yang usianya terpaut 15 tahun lebih muda. Dihadapan rekan-rekannya, Donjuan kerap sesumbar bakal awet muda karena mendapat pendamping hidup yang masih muda.

Awal-awal menikah, Donjuan juga membanggakan istrinya yang memang gaul dan bikin para lelaki melirik dan terpesona. Tak heran jika Donjuan ini kerap sesumbar jika memperistri Karin, seperti meminum jamu awet muda.

Namun kegembiraannya mendapat istri daun muda ini tak berlangsung lama. Masa pernikahan yang baru berusia 2 tahun kerap diwarnai percek cokan lantaran perbedaan pandangan. Maklum Donjuan hidup di era zaman lama sedangkan Karin mendapat pendidikan di era zaman now.

“Tiap hari ada saja acaranya. Yang kumpul teman, hang out , sampek pegel nuruti karepe,” kata Donjuan saat ditemui disela menunggu sidang cerai pertamanya di Pengadilan Negeri 1A Surabaya, Kamis (21/12).

Karin yang dinikahi dua yang lalu ini rupanya memang belum bisa meninggalkan aktivitasnya saat masih lajang. Karin juga punya kebiasaan seperti itu setelah setahun pernikahannya. Yang kumpul dengan grup teman sekolahnya saat SMA, teman satu hobi dan lain sebagainya. Pada awalnya Donjuan sebenarnya tak memperasalahkan.

Malah Donjuan sempat bangga karena mendapat istri cantik, gaul dan masih muda.

Namun lambat laut donjuan mengaku sudah tak bisa mengikuti gaya hidup istrinya.

Namun lama kelamaan Donjuan mengaku tidak enak karena terlihat paling tua saat ikut komunitas istrinya. Sampai sampai dia dipanggil Om hingga Pak De oleh teman-teman Karin.

“Aku kan suaminya, masa dipikir Om-nya,” ujar Donjuan, perih.

ilustrasi

Karena malu dan merasa gak gaul, akhirnya Donjuan sering menolak saat diajak Karin berkumpul dengan teman temannya. Karena keseringan diluar rumah, urusan makan sampai ranjang jadi terabaikan. Padahal di usia yang sudah cukup matang ini Donjuan ingin segera mempunyai momongan. Maklumlah, dia sudah lama hidup membujang.

“Kepinginnya segera punya anak. Namun bila kerap ditinggal pergi kapan bikinnya, ” ucap lirih karyawan swasta ini.

Akhirnya Donjuan memberanikan diri mengingatkan Karin agar tidak sering keluar rumah. Awalnya sih Karin nurut. Tapi lama kelamaan kambuh juga. Malah diam-diam Karin pergi dugem dan membuat Donjuan kesal.

“Saya marah, masak nggak menghargai suami?” imbuh Donjuan.

Rupanya Karin tidak terima, dia memilih meneruskan hobinya dari pada meneruskan berumah tangga dengan Donjuan. Hingga puncaknya Karin minggat dan balik ke rumah orangtuanya di Wonokromo.

Donjuan sempat berusaha menjemputnya namun Karin malah kabur. Donjuan dan mertuanya pun kelabakan. Apalagi teman-temannya yang sering kumpul bareng mengaku tidak tahu dimana keberadaan perempuan ini.

Akhirnya Karin berhasil ditemukan sedang berada di rumah pamannya di Batu. Agak alot membujuk Karin untuk kembali ke Surabaya. Usut punya usut, dia mengaku belum siap berkeluarga, hidup terikat dan belum siap menjadi seorang Ibu.

“Ya, kalau memang nggak mau menikah, kenapa nggak bilang dari dulu. Saiki wis kadung tak rabi tibae koyok ngene. Mending dari dulu cari yang lain saja,” sesal Donjuan.

Donjuan pun berunding dengan orangtua dan mertuanya. Sampai akhirnya keputusan untuk berpisah secara baik-baik ditempuh.

“Apes aku salah pilih,” ucap Donjuan singkat.
Donjuan lalu bercerita bahwa dia menikah dengan Karin dua tahun yang lalu dalam acara pesta ulang tahun kantornya. Karin sebagai MC, dan Donjuan ditunjuk sebagai pemain keyboard.

Dia mengenal Karin sebagai wanita yang supel dan banyak temannya.

Karena itu, saat bertemu pertamakali dia mengaku langsung kesengsem dan jatuh cinta. Apalagi saat itu lelaki asal Lakarsantri ini belum punya gandengan alias bujangan. Cinta Donjuan bersambut, lantaran Karin menerima pinangan Donjuan.

“Gak tahunya jadinya seperti ini. Padahal saya ingin hidup normal kayak yang lain. Ya mau bagaimana lagi, nasi sudah jadi bubur, doakan saja dapat yang baru setelah ini,” pungkas Donjuan sedikit memelas. (sb/ang/jay/JPR)

Respon Anda?

komentar