batampos.co.id – Akademisi hukum, Andi Muhammad Asrun meminta kepada Gubernur Kepri Nurdin Basirun untuk segera mengirimkan surat yang ditujukan kepada Kementrian Dalam Negeri (Mendagri) terkait kisruh pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) disisa masa jabatan 2016-2021.

“Saya menyampaikan ini terkait dengan kapasitas saya sebagai penasehat Gubernur Kepri. Saya harus menyampaikan terkait kisruh pemilu Wagub disisa masa jabatan ini,” katanya.

Menurut dia, kisruh pemilihan Wagub telah mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat di Jakarta. Yakni, dengan pernyataan Mendagri yang mengaku tidak pernah menerima tembusan surat dari DPRD Provinsi Kepri tentang calon tunggal Wagub Isdianto. Sehingga, nantinya tidak akan diproses oleh Kemendagri dan Kepres Wagub untuk Isdianto.

“Terlebih lagi adanya pendapat di Kemendagri tentang pelanggaran hukum dan undang-undang atas penetapan Isdianto sebagai calon tunggal sebagai Wagub Kepri,” tuturnya.

Menurut akademisi dari Universitas Pakuan tersebut, tidak adanya informasi yang sampai ke Medagri tentang Wagub Kepri, cepat atau lambat Mendagri pun akan bertanya langsung kepada Nurdin. Maka dari itu, Nurdin harus segera menulis surat kepada Mendagri terkait kisruh Pemilu Wagub yg cacat hukum itu dengan setiap perkembangan terbaru sikap negatif publik Kepri.

“Setidaknya diperlihatkan melalui gugatan-gugatan warga, partai pengusung dan calon-calon Wagub yg gagal,” bebernya.

Ia menambahkan, bila Nurdin tidak segera menyampaikan terkait permasalahan pemilihan Wagub kepada Mendagri, tentunya akan membuat publik marah dan memberikan penilaian negatif terhadap Nurdin.

“Sampai saat ini, bahkan LSM dan calon-calon Wagub lainnya telah menyurati Presiden Jokowi terkait permasalah pemilihan Wagub ini,” imbuhnya. (cr1)

Respon Anda?

komentar