batampos.co.id – PT Palindo Marine Batam sukses mengerjakan lima unit kapal kenavigasian kelas satu pesanan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan. Empat dari lima kapal tersebut diserahkan kepada Dirjen Perhubungan Laut Agus H Purnomo yang didampingi Direktur Kenavigasian, I Nyoman Sukayadnya, Kamis (28/12).

Lima kapal kenavigasian pesanan Kemenhub tersebut masing-masing KN Yefyus, KN Edam, KN Miangas, KN Berhala, dan KN Rupat. KN Edam sudah diserahkan ke Kemenhub beberapa waktu lalu dan saat ini sudah beroperasi di distrik kenavigasian kelas I Tanjungpriok. Sementara empat kapal lainnya baru diserah-terimakan kemarin.

Agus H Purnomo dalam arahannya mengatakan, empat kapal yang sudah diserah-terimakan kemarin akan ditempatkan di distrik kenavigasian yang berbeda. KN Miangas akan ditempatkan di distrik kenavigasian Belitung, KN Miangas di Belawan, KN Berhala di Sorong, dan KN Rupat di Dumai.

Agus mengakui kelima kapal buatan PT Palindo Marine itu dikerjakan sangat baik. Kondisi kapal sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan sejak awal. “Sudah saya cek tadi dan memang hasilnya sangat memuaskan. Ini harus dipertahankan agar galangan lokal tak kalah bersaing dengan galangan luar,” tutur Agus.

Dijelaskan Agus, pengadaan lima kapal kenavigasian ini merupakan upaya dari Dirjen Perhubungan Laut untuk melengkapi armada kapal kenavigasian di dalam negeri. Saat ini jumlah kapal kenavigasian di seluruh Indonesia memang mencukupi, yakni sekitar 70 unit. Namun 40 di antaranya sudah termasuk tua dan perlu diremajakan.

“Banyak buatan tahun 1952 sampai 1967, jadi ini (pengadaan lima kapal kanavigasian, red) regenerasi kapal-kapal tua itu,” tuturnya.

Dengan adanya kapal-kapal kenavigasian yang baru itu, petugas kenavigasian di masing-masing distrik diharapkan untuk bekerja lebih maksimal lagi untuk mengamankan alur pelayaran di masing-masing wilayah. “Wilayah kita ini wilayah perairan, ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar aktivitas pelayaran di masing-masing wilayah terjaga dengan baik,” harapnya.

Sementara Direktur Kenavigasian Kemenhub, I Nyoman Sukayadnya, menjelaskan peluncuran empat kapal itu merupakan tindak lanjut penandatangan kontrak pembangunan kapal kelas I Kenavigasian tahap II Paket A sebelumnya. “Secara umum tahun ini ada 15 kapal serupa yang dipesan, sembilan di antaranya dipercayakan kepada perusahaan galangan kapal di Batam termasuk di sini (PT Palindo Marine) lima unit,” tuturnya.

Dari kiri, Direktur Perhubungan Laut, Agus H Purnomo, Direktur Kenavigasian Ir. I Nyoman Sukayadnya mendapat penjelasan dari Direktur Utama PT Palindo Marine, Harmanto di galangan kapal PT Palindo Marine, Sagulung, Kamis (28/12). F Dalil Harahap/Batam Pos

Kapal kenavigasian yang dipesan oleh Ditjen Kenavigasian tahun ini semuanya memiliki spesifikasi yang sama. Yakni panjang 60 meter dan lebar 15 meter. Kapal-kapal tersebut dilengkapi dengan peralatan kenavigsian terbaru dengan mesin berkecepatan 15 knot. “Keunggulan lain kapal ini memiliki kapasitas crane 30 ton. Kapal-kapal lama sebelumnya hanya 12 ton. Ini kapal baja jadi kecepatan 15 knot,” terang I Nyoman.

Nyoman menambahkan, penyerahan lima kapal tersebut membuktikan bahwa PT Palindo Marine berpegang pada komitmen sesuai kesepakatan kerja awal untuk menyelesaikan kapal-kapal pesanan Ditjen Kenavigasian tepat waktu. Dia bahkan mengapresiasi jika kapal-kapal tersebut dikerjakan dengan baik dan lebih cepat dari jadwal kerja yang ada.

“Harapan kami semoga kedepan PT Palindo Marine selalu berpegang pada komitmen yang sama. Selalu menjadi yang terbaik agar bisa bersaing baik dengan perusahaan galangan lokal ataupun mancanegara,” harapnya.

Direktur Utama PT Palindo Marine Harmanto dalam arahannya menuturkan, hasil kerja yang maksimal sudah merupakan komitmen jajaran PT Palindo Marine untuk membuktikan bahwa PT Palindo Marine bisa dipercaya dan mampu bersaing di kancah internasional. “Seperti yang bapak-bapak sudah cek sendiri, memang kualitas (kapal) yang kami utamakan. Kami selalu mempersembahkan yang terbaik untuk negeri ini,” ujar Harmanto.

Harmanto juga mengaku bangga, karena kelima kapal kenavigasian berteknologi canggih itu murni merupakan hasil karya anak bangsa. Mulai dari proses perancangan, pembuatan, sampai pada penyerahaan kelima kapal tersebut dikerjakan putra-putri daerah.

Untuk itu ke depannya Harmanto berharap agar kerja sama dan kepercayaan serupa tetap terjaga dengan baik. Sehingga saat pihak Ditjen Perhubungan Laut membutuhkan armada kapal serupa bisa dipercayakan ke PT Palindo Marine lagi.

“Harapan kami kerja sama ini terus terjaga dengan baik. Kami akan terus berupaya menjadi yang terbaik,” tuturnya. (eja)

Respon Anda?

komentar