Iklan

batampos.co.id – Sejumlah peristiwa terjadi di Kabupaten Kepulauan Anambas selama musim angin Utara telah tiba pada bulan Desember tahun 2017 kemarin hingga kini. Selama musim Utara datang, keadaan cuaca sangat berbeda dengan cuaca yang biasanya terjadi.

Iklan

Pada musim ini angin berhembus sangat kencang yang menyebabkan tingginya gelombang laut. Curah hujan juga lebih tinggi dibandingkan dengan cuaca sebelum musim Utara. Yang lebih bahaya, biasanya hujan deras disertai petir dan badai. Akibatnya, selama bulan Desember, sudah ada tiga kapal cargo yang tenggelam saat menuju dan dari Anambas.

Ditambah pelantar warga Tanjung Lambai yang menghubungkan tiga rumah warga roboh akibat terjangan ombak. Bahkan dermaga yang ada di Arung Hijau desa Tiangau juga patah lantaran dihantam gelombang. Dan masih banyak peristiwa lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Meski belum ada yang memakai tapi cukup mengkhawatirkan dan menjadi perhatian semua pihak.

Untuk mengantisipasi hal tersebut pemerintah daerah telah berupaya untuk melakukan tindakan antisipasi. “Dari awal kita sudah edarkan ke camat agar diteruskan ke masyarakat. Intinya agar masyarakat nelayan atau yang bekerja dilaut mengantisipasi gelombang, angin, dan sebagainya,” ungkap Wakil Bupati Kepulauan Wan Zuhendra kepada wartawan kemarin.

Pihaknya juga telah meminta Satpol PP, regu damkar untuk siaga satu. “Dengan instansi vertikal seperti TNI, Polri sampai Badan Sar Nasional (Basarnas) koordinasinya juga jalan terus,” ungkapnya lagi.

Sementara itu pihak basarnas sendiri mengaku tetap siaga lantaran sampai saat ini sudah banyak kejadian. Wakil Komandan Pos basarnas di Kabupaten Kepulauan Anambas Rizki, mengaku saat ini pihaknya terus siaga. Setiap ada kejadian apapun dimanapun pihaknya tetap datang.

“Kami siap siaga sampai sekarang, kekuatan kita ada 6 personil, dua cuti, jadi masih ada empat personil,” ungkapnya kepada wartawan kemarin.

Dirinya siap datang untuk membantu jika ada bencana apapun. Oleh karena itu jika ada bencana pihaknya siap untuk di panggil. “Kita minta kepada masyarakat Anambas khususnya, jika ada kejadian atau peristiwa apapun, silakan hubungi kami, kami siap datang,” jelasnya. (sya)