Iklan

batampos.co.id – Mukhlis, 53, nelayan asal Sedanau dinyatakan hilang setelah enam hari melaut belum pulang ke rumah, Kamis (4/1).

Iklan

Menurut keterangan keluarga Mukhlis pada tim SAR Natuna, Mukhlis melaut sejak Minggu (30/12) pekan lalu menggunakan pompong kapasitas 4 gros ton.

Kabar tersebut dibenarkan Kepala Kantor Basarnas Natuna Amirudin. Keluarga nelayan melaporkan setelah lima hari nelayan Sedanau ini tidak memberikan kabar. Karena saat melaut rencana hanya satu hari.

Menurut laporannya, Mukhlis melaut menuju perairan Pulau Semiun dan Pulau Laut. Saat ini tim SAR sudah melakukan pencarian menerjunkan lima personel menggunakan perahu karet menuju Sedanau.

Hanya saja karena kondisi alam dan keterbatasan  sarana, Basarnas akan melibatkan pihak terkait dalam pencarian. Baik Polair, TNI AL dan unsur Muspida, ditambah rentan waktu saat ini sudah enam hari hilang kontak. Serta melaporkankan ke SAR Provinsi.

“Kami akan lakukan semaksimal mungkin pencairan ini. Dan tetap kordinasi ke SAR Provinsi kepri, agar aksi untuk lakukan penyelamatan dengan metode stasiun radio pantai (SROP), membantu pencarian melalui informasi kapal yang menyeberangi laut Natuna,”ujarnya.¬†(arn)