Iklan
foto: agus bagjana / posmetro batam

batampos.co.id – Januari 2018 ini, ada tiga instansi dan badan usaha yang bakal bergabung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Batam. Di antaranya Telkom, PT Pos Indonesia, dan Telkomsel.

Iklan

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Batam, Gustian Riau menyebutkan dengan demikian jumlah layanan di MPP Batam akan semakin banyak. “Mereka tinggal bawa perlengkapannya, tempat udah kami siapkan,” ucap dia, kemarin.

Namun seiring bertambahnya perizinan tersebut, MPP tersebut belum kunjung diresmikan. Ia menyampaikan, seperti rencana awal pihaknya akan tunggu informasi jadwal presiden. ” Tetap tunggu beliau, sekarang kami tidak ada kendala lagi tinggal diresmikan,” imbuhnya.

Walau belum diresmikan, kini di pusat layanan perizinan tersebut digelar apel pagi rutin yang dipimpin secara bergiliran oleh kepala instansi di MPP Batam. Tiap kepala instansi diberi kesempatan untuk menjadi pembina apel di hadapan para pegawai.

“Ada jadwalnya setiap hari. Senin Walikota, Selasa Kepala BP Batam, Rabu Kapolresta Barelang, Kamis Kepala Imigrasi, Jumat diambil Walikota lagi atau Wakil Walikota,” ucap Gustian.

Menurutnya apel ini bertujuan untuk menyampaikan informasi terbaru dari tiap unit kerja. Misal ada peraturan terbaru terkait pelayanan instansi tertentu, dapat disampaikan saat apel.

Pada Jumat (5/1) kemarin dalam jadwalnya dipimpin oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi, namun karean ada agenda mendadak di Polda Kepri, wali kota diwakiliki Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Batam, Firmansyah.

Dalam kesempatan tersebut, Firmansyah, menyampaikan harapan walikota terkait dukungan dan kerjasama seluruh petugas yang melayani masyarakat dan investor. Petugas di MPP sebagai garda terdepan diharap dapat bekerja sebagaimana mestinya sesuai standar operasional prosedur dan standar pelayanan minimum.

“MPP merupakan cerminan, pintu gerbang bagi masyarakat yang ada di Kota Batam. Bukan hanya membawa nama Pemerintah Kota Batam tapi juga seluruh institusi di Batam bahkan Kepulauan Riau,” ujarnya.

Firmansyah mengatakan MPP ini merupakan pilot project nasional. Dan menjadi satu-satunya yang terlengkap serta terintegrasi dari pusat ke daerah.

Pemerintah Kota Batam yakin dengan komitmen para petugas dalam memberikan pelayanan. Karena petugas di MPP merupakan pegawai pilihan dari instansi masing-masing. Sehingga bisa melaksanakan tugas sebagaimana mestinya dan sebagaimana yang diharapkan.

“Pemerintah daerah bangga, meski belum diresmikan, pelayanan sudah berjalan. Dan kita tetap punya semangat, integritas, dalam mengelola MPP. Mudah-mudahan ke depan, ini bisa berjalan baik dan bisa diresmikan sesuai rencana,” kata dia. (cr13)