Iklan
Terminal Meral yang berlokasi di depan Pasar Bukit Tembak. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Hingga saat ini belum ada angkutan kota yang masuk ke terminal penumpang Meral yang berhadapan langsung dengan Pasar Bukit Tembak. Padahal terminal tersebut dibangun oleh pemerintah daerah yang diperuntukan sebagai terminal angkutan umum dari berbagai jurusan yang tujuan ke Meral.

Iklan

”Benar, kalau tidak beroperasi saya tidak bisa memastikanlah, tapi tahun ini akan kita aktifkan sebagai transportasi masyarakat yang ingin ke pasar bukit tembak,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Karimun Fajar Harison, kemarin (10/1).

Sebelum di aktfikan terminal tersebut, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terhadap para pemilik angkutan umum yang tujuan ke Meral. Dimana, selama ini angkutan tersebut tidak masuk ke terminal namun hanya singah di depan terminal untuk menurunkan penumpang.

”Yang jelas semua angkutan kota wajib masuk terminal, baik untuk mengangkut maupun menurunkan penumpang. Biar tertib saja, supaya tidak menganggu jalan terutama pagi hari,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Terminal Meral Kodrat ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sedang melakukan perekapan jumlah angkutan yang beroperasi secara ril. Sebab, kalau dilihat dari administrasi jumlah angkutan cukup banyak tapi apakah beroperasi atau tidak itu yang harus dipastikan.

”Kita data semuanya. Jadi angkutan yang beroperasi sebenarnya berapa, selain itu dilakukan pengecekan apakah surat-suratnya sudah mati atau belum,” paparnya.

Masih kata Kodrat lagi, selain itu fasilitas terminal juga dilakukan perbaikan secara bertahap seperti fasilitas umum kamar mandi dan sebagainya. Kalau dilihat secara umum, terminal Meral ini sudah layak di fungsikan sebagai pelayanan publik. Dimana, angkutan kota dari berbagai jurusan bisa terpusat di terminal Meral. Seperti angkutan kota tujuan Meral-Pangke, Meral-Balai, Meral-Kapling termasuk bus tujuan Pangke juga.

”Semuanya harus memenuhi standarlah. Termasuk angkutan kota, sebagai transportasi umum,” tegasnya.

Pantauan dilapangan, kondisi terminal Meral terlihat rapih dan bersih. Tempat tunggu penumpang sudah tersedia, maupun ruang tempat ibadah bagi umat muslim dan kamar kecil. ” Sudah bagus bang, tinggal difungsikanlah kapan nih terminal akan aktif,” kata Yanto salah seorang supir angkutan umum tujuan Balai.(tri)