Pasar Bukit Tembak di Karimun yang didesain seperti pasar modern. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Pengerjaan bangunan pasar Bukit Tembak yang sudah masuk tahap finishing, walaupun belum selesai 100 persen tapi pengerjaannya terus dikebut. Diprediksi dalam satu pekan ini akan selesai. Hal tersebut disampaikan kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindag dan ESDM Karimun M Yosli kemarin, (11/1) diruang kerjanya.

”Kalau denda keterlambatan pekerjaan tetap diberlakukan. Tapi bukan masalah itu, yang jelas bangunan tersebut sesuai dengan perencanaan dari Pusat. Sebab, proyek ini murni dari Kementerian Perdagangan untuk di Karimun sesuai dengan program Jokowi membangun pasar tradisional sebanyak mungkin,” jelasnya.

Dimana bangunan pasar bukit tembak yang menelan biaya mencapai Rp 5,5 miliar dari anggaran Pusat, terdiri dari 187 lapak dan 32 kios, ada tempat pembuangan sampah, rumah potong hewan. Kemudian, fasilitas umum seperti kamar kecil, mushola, ruang untuk menyusui, ruang ATM dan dipersiapkan ruangan kantor di lantai dua. Yang diperuntukan para pedagang pasar Bukit Tembak, dimana aat ini menempati lapak sementara didepan pasar. Ketika sudah selesai di kerjakan oleh pihak kontraktor, dirinya akan menyurati ke kementerian untuk dipergunakan bagi para pedagang.

”Kalau dilihat, cukup megah pasar itu. Desainnya seperti pasar modern, dengan pengaturan cahaya maupun sirkulasi udaranya cukup. Supaya para pedagang maupun masyarakat ketika berbelanja, bisa nyaman dan paling penting adalah hemat energi tidak membutuhkan cahaya lampu disiang hari,” tuturnya.

Masih kata Yosli lagi, ketika bangunan pasar tersebut sudah difungsikan sementara. Sesuai insturksi dari kementerian, sebelum bangunan pasar diserahkan kepada Pemerintah Daerah. Pihak Perusda Karimun, tidak dibenarkan untuk memungut biaya sewa ataupun biaya retribusi lainnya.

”Biasanya masa pemeliharaan selama enam bulan. Yang jelas, bangunan pasar Bukit Tembak ini sebagai contoh untuk bangunan pasar. Dan pesan saya, tolong dijaga lingkungannya dan lapak maupun kios,” ungkapnya.

Sementara itu salah seorang pedagang basah Uda menilai, bentuk bangunan pasar Bukit Tembak cukup bagus dan dari desainnya terkesan seperti pasar modern. Sehingga, nanti bisa berjualan dengan nyaman dan tidak lagi capek-capek membersihkan lapak.

”Baguslah. Paling penting, kita sesudah jualan membersihkan lapak cepat. Semua ada fasilitasnya air dan stop kontak listrik,” singkatnya.(tri)

Respon Anda?

komentar