foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Cuaca ekstrim yang melanda perairan Kepri membuat sejumlah pelayaran di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) terkendala.

Syahbandar PDS, Trino Palapa mengatakan akibat cuaca buruk beberapa minggu ini, pelayaran ke Batam dan ke luar Batam mengalami keterlambatan hingga dua jam dari jadwal semula.

Ia menjelaskan, kondisi angin dan ombak yang kuat membuat kapal harus mencari perlindungan dan jalur aman agar bisa tiba di tempat tujuan dengan selamat.

“Jadi sekarang ini nahkoda kapal mencari jalan alternatif atau kami bilangnya jalur dalam atau menyusuri pulau-pulau terdekat untuk menghindari laut bebas,” terangnya, Jumat (12/1).

Jarak yang biasanya ditempuh hanya dengan waktu satu jam sekarang bertambah menjadi dua jam, karena kapal harus memperlambat kecepatan demi keselamatan penumpang.

“Gelombang tinggi dan angin yang cukup kuat, jadi kapal harus mengurangi kecepatan, dan menghindari selat Malaka,” terangnya.

Ia menyebutkan beberapa daerah tujuan yang harus mengalami keterlambatan diantaranya, Tanjungbalai, Tanjungbatu, Moro dan beberapa daerah lainnya.

“Ini mereka lewat dalam semua,” imbuhnya.

Akibat cuaca buruk ini, bahkan beberapa kapal harus putar balik karena tidak memungkinkan untuk melanjutkan pelayaran.

“Barusan kami dapat info kapal dari Habourbay tujuan Tanjungbatu harus putar balik, begitu juga kapal tujuan Malasysia dan Singapura dari Tanjungbalai,” ungkapnya.

Trino menambahkan, sebelum keberangkatan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan nahkoda kapal terkait cuaca buruk ini.

“Jika tak mungkin lanjut ya putar balik saja, demi keselamatan kapal dan penumpang,” ujar pria yang baru empat bulan bertugas di PDS ini.

Saat ini jumlah penumpang yang melalui PDS terbilang sepi, menurutnya faktor cuaca menjadi pertimbangan mereka untuk menyebrang. “Kecuali yang rutin, karena alasan kerja, kalau yang lain dari itu saya rasa sudah paham dengan kondisi saat ini,” tambahnya.

Sementara itu, pantauan Batam Pos di PDS sejumlah penumpang terlihat sabar menunggu kapal yang belum kunjung menepi.

Rohana, penumpang tujuan Tanjungbalai mengungkapkan harusnya sudah berangkat pukul 11.30 tadi, namun sesuai dengan informasi akan ada keterlambatan karena cuaca.

“Sudah diumumkan juga tadi sama orang pelabuhan, kalau kapal terlambat, sebutnya.(cr17)

Respon Anda?

komentar