ilustrasi

batampos.co.id – Sejumlah OPD bergerak cepat menjawab perintah dari Walikota Batam untuk mengerjakan proyek fisik secepat mungkin. Saat ini sudah hampir semua paket prayek sudah masuk tahap lelang. Diperkirakan untuk Mei semua proyek sudah harus mulai dikerjakan, sehinga bisa selesai sebelum masuk tahun 2019 dengan kualitas yang bagus.

“Kalau kita paling lama Mei sudah tak ada lelang lagi. Tetapi sudah mulai pengerjaan fisik. Sekarang ini sebagian besar, proyek kita sudah masuk tahap lelang,” kata kepala dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yumasnur, Jumat (12/1).

Ia mencontohkan 10 ruas jalan yang akan dibangun tahun ini sudah masuk dalam proses lelang perencanaan. Selanjutnya akan ada lagi tahapan lelang lainnya, sebelum sampai kepada pengumanan pemenang lelang.

“Jadi ada tahapannya. Tidak bisa langsung sebulan langsung selesai. Tetapi saya jamin, pengerjaan fisik tahun ini mudah-mudahan lebih cepat dari tahun lalu. Mungkin Februari sudah ada yang mulai kita kerjakan,” katanya.

Kepala Bagian Protokol dan Humas Pemko Batam Yudi Admaji mengatakan percepatan pembangunan proyek fisik ini memang harus digesa. Semua proyek diupayakan harus selesai tepat waktu.

“Ini sesuai dengan perintah pak Walikota. Pembangunan fisik memang harus digesa dan menjadi prioritas. Dari sekarang memang harus mulai digesa lelangnya sehingga nanti bisa tepat waktu pengerjaannya,’ katanya.

Ia mengatakan, sebelum pertengahan tahun harusnya tidak ada lelang dan sudah harus bersiap untuk proyek di APBD perubahan. Menurutnya, tahun ini jauh lebih cepat pengerjaan proyek dari tahun lalu. Salahsatu penyebabnya adalah pengesahan APBD yang termasuk cepat.

“Kalau tahun lalu, Januari masih evaluasi dari Gubernur. Kalau sekarang, akhir Desember lalu pun sudah langsung ada yang tahap lelang. Dan memang diupayakan pengerjaan proyek fisik kalau bisa harus mulai paling lama Mei,” katanya.

Meski demikian, ia mengaku untuk beberapa OPD ada perubahan. Penyebabnya adanya perubahan pimpinan dan kebijakan. Ia mencontohkan di RSUD yang harus berganti pimpinan. Termasuk rekomendasi dari BPK untuk melakukan pembenahan di internal RSUD.

“Tapi hal seperti ini pun diupayakan untuk cepat diselesaikan,” katanya.

Sebelumnya Walikota Batam Rudi, memerintahkan OPD terutama untuk dinas-dinas yang mengerjakan proyek fisik seperti DBM SDA, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, serta Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan (Disperkintam) untuk mempercepat lelang.

Werton Panggabean, anggota komisi III DPRD Kota Batam mengapresiasi gerak cepat lelang oleh Pemko Batam. Ia berharap lelang cepat harus diikuti dengan pengerjaan cepat dengan kualitas proyek yang maksimal.

“Kita apresiasi Pemko Batam terkait ini. Mudah-mudahan semua proyek tepat waktu dan kualitasnya lebih baik. Tidak seperti tahun lalu, ada proyek yang baru dimulai pengerjaanya di bulan November. Ini sangat mepet waktunya,” katanya. (ian)

Advertisement
loading...