Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Kepala Bidang (Kabid) Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Batam (BC) Batam, Sulaiman menegaskan, untuk menekan maraknya penyelundupan di Batam, antisipasi yang akan dilakukan pihaknya yakni dengan cara memperkuat sinergi dengan instansi lainnya seperti TNI AL serta pihak-pihak lain yang berkompeten.

“Jumlah personel kami dari P2 BC Batam sangat terbatas sekali untuk memback-up atau pengawasan mengenai aksi penyelundupan. Kalau hanya mengandalkan personel yang ada sekarang, tak akan mampu melakukan pengawasan dan penindakan di seluruh Batam. Personel yang ada sekarang hanya berjumlah 90 orang saja yang idealnya harusnya dua kali lipatnya jumlah sekarang atau sekitar 200 personel. Ini yang sedang kami ajukan penambahan jumlah personel ke pusat,” ujar Sulaiman kepada Batam Pos, Senin (15/1) sore.

Selain itu, lanjut Sulaiman, pihaknya juga akan memperkuat fungsi intelejen di lapangan dalam mengumpulkan data sebanyak-banyaknya dan sevalid mungkin terkait misalnya keberadaan jalur tikus atau pelabuhan rakyat yang biasa digunakan oleh penyelundup, kemudian data terkait di mana landing poinnya penyelundup dalam menurunkan barang selundupan.

“Hal tersebut kami perkuat lagi untuk memfokuskan upaya penindakan dalam menekan praktek penyelundupan di Batam,” terang Sulaiman.

Selain itu P2 BC Batam tahun ini juga akan mengoptimalkan sarana yang ada seperti radar, kamera serta peralatan penunjang lainnya. Begitu juga peningkatan kemampuan personel juga akan ditingkatkan lagi untuk menekan praktek penyelundupan di Batam dengan cara memberikan pelatihan lebih intens.(gas)