Iklan

batampos.co.id – Penemuan bayi perempuan di Ruli Pemda, Kelurahan Buliang, Batuaji, masih menjadi teka-teki. Polsek Batuaji belum bisa mengungkapkan siapa pelaku pembuangan bayi yang terjadi pada Senin (15/1) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Ipda Yanto mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus pembuangan bayi yang baru berusia lima hari itu.

“Masih diselidiki. Saksi sudah diperiksa dan belum ada yang dicurigai,” ujar Yanto kepada Batam Pos, Selasa (16/1).

Dia mengaku memiliki kendala hingga kasus pembuangan bayi itu belum terungkap. Yakni, saat buang bayi ini, tidak ada saksi mata di sekitar lokasi. Di lokasi juga tidak ada CCTV.

“Kejadiannya jam 4 pagi. Orang pada tidur, makanya minim petunjuk,” katanya.

Meski demikian, pihaknya akan berupaya mendalami lokasi pembuangan bayi. Misalnya, bertanya kepada warga tentang adanya perempuan yang hamil akhir-akhir ini. Demikian juga dengan pasangan suami-istri yang pertama kali menemukan bayi tersebut.

“Siapa tahu keluarga pasangan ini ada yang hamil. Sebab, pelaku buang bayi itu memilih rumah dia,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) khusus Kepri. Hal itu guna menemukan klinik tempat bayi tersebut lahir. Sebab, menurutnya, bayi yang ditemukan di teras rumah Robinson Sinaga dan Rauli Ritonga itu, tali pusarnya sudah rapi dan menggunakan penjepit yang biasa digunakan oleh bidan pada umumnya.

“Sekarang kami sedang mengembangkan dimana kliniknya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa ungkap siapa ibu biologis dari anak tersebut,” tuturnya.

Seperti diberitakan penemuan bayi terjadi di ruli Pemda II RT02/RW26, pada pukul 04.30 WIB. Bayi mungil tersebut ditemukan dalam kondisi sehat dengan balutan kain handuk putih. Ditangan bayi mungil itu juga terselip sepucuk surat yang diduga sengaja diletakan oleh pelaku pembuang bayi mungil itu. Surat itu menjelaskan alasan pelaku membuang bayi tersebut. Pelaku yang diduga adalah ibu dari bayi itu agar bayinya dirawat oleh sang pemilik rumah sebab setahun kemudian dia akan kembali mengambil bayi mungil itu. (une)