batampos.co.id – Ketua PD Himpaudi Karimun Nyimas Novi Ujiani menyampaikan, untuk tenaga pengajar Himpaudi ada 272 orang dengan lembaga Taman kanak-kanak (TK) maupun Pendidikan anak usia dini (PAUD) ada 71 lembaga. Dirinya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Karimun, agar diperhatikan insentif para guru-guru tersebut. Dimana, saat ini insentifnya hanya Rp 500 ribu per bulannya.

”Mudah-mudahan Pak Bupati bisa menambah insentif para guru-guru tersebut. Tahun ini atau tahun depan, mengingat mereka mempunyai peranan penting dalam membentuk karakter anak,” harapnya, kemarin (18/1).

Sedangkan Bupati Karimun Aunur Rafiq menanggapi hal tersebut, mengungkapkan bahwa dirinya belum bisa menjanjikan. Namun, akan diusahakan untuk diusulkan pada APBD-P 2018 mendatang melalui Dinas Pendidikan Karimun. Yang penting adalah, para guru-guru tersebut harus memberikan yang terbaik kepada anak didiknya.

” Insya Allah. Saat ini para guru-guru tetap melakukan aktivitas seperti biasa, tidak ada yang mengundurkan dirikan,” tanya Rafiq kepada para guru-guru yang hadir.

Untuk itu ia berharap, agar tetap terus mengabdi sebagai tenaga pengajar bagi anak-anak di TK maupun PAUD. Sebab, kontribusi tenaga pengajar di tingkat dasar sangat penting bagi pembentukan karakter anak-anak. Sehingga, bisa mencetak generasi yang berkwalitas dengan mempunyai dasar agama yang kuat.

” Pesan saya tolong, di jaga anak-anak kita supaya tidak terjadi pelecehan seksual oleh orang-orang yang kurang imannya,” ujarnya.
Pantauan dilapangan, hadir Ketua Bunda Paud R Aznah yang juga istri Bupati Karimun dan tamu undangan serta para guru-guru PAUD dan TK se pulau Karimun.(tri)

Respon Anda?

komentar