Iklan
Sejumlah penumpang dan kendaraan turun dari kapal Roro yang baru tiba di Pelabuhan Roro Pungggur
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Tiga kendaraan roda empat antri di gerbang Pelabuhan Roro, Telagapunggur, Jumat (19/1). Pengendara pick up yang berada diantrian paling depan turun dari mobilnya, ditangannya membawa beberapa dokumen.

Iklan

Selama lima menit petugas yang berada di loket memeriksa kelengkapan dokumen itu. Petugas melakukan pengecekan ke kendaraan pengemudi itu. Petugas terlihat memeriksa secara detail barang yang dibawa mobil pick up. Pemeriksaan kendaraan ini tidak berlangsung lama. Setelah petugas merasa kendaraan ini tidak membawa barang-barang yang dilarang, pengemudi mobil dipersilahkan menuju ke antrian masuk Kapal Roro.

Manager Usaha PT ASDP Kepri, Adolf DC Enoch mengatakan pemeriksaan sebelum masuk ke Kapal Roro sesuatu yang wajib dilaksanakan. Tapi pemeriksaan ini tidak dilakukan oleh pihak ASDP. “Biasanya yang periksa itu polisi dan Bea Cukai,” katanya, Jumat (19/1).

Ia mengatakan pihak ASDP hanyalah sebagai penyedia sarana angkut saja. Saat disinggung soal dugaan barang-barang FTZ keluar dari Batam. “Waduhhh bukan ranah saya, itu Bea Cukai,” ucapnya.

Tapi setahu Adolf, tidak pernah barang atau kendaraan FTZ keluar dari Batam. Karena pemeriksaan ketat dilakukan oleh pihak kepolisian dan bea cukai. “Gak ada yang begituan,” ujarnya singkat. (ska)