BUPATI Bintan Apri Sujadi melihat langsung pengembangan varietas durian yang dilakukan petani di Desa Toapaya Utara Kecamatan Toapaya pada Kamis (18/1). F. Kominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Petani Toapaya yang tergabung dalam Kelompok Tani Sari Makmur menanam seribu bibit berbagai macam durian unggulan di Desa Toapaya Utara, Bintan Kamis (18/1). Diharapkan nantinya buah ini menjadi ikon baru di Bintan. “Selain menanam bibit unggulan lokal, petani Toapaya juga menanam bibit durian chanee yang berasal dari Thailan,” ujar Camat Toapaya Riang Anggraini, Kamis (18/1).

Ia menjelaskan, dikembangkannya durian chanee karena varitas durian impor ini memiliki banyak keunggulan. Tekstur kulit kuning kecoklatan dan duriannya berbentuk kerucut, tajam dan tersusun agak rapat, sertamemiliki kulit buah yang tipis antara 3-5 milimeter.
Selain itu, daging buahnya cukup tebal berlemak dan berwarna kuning. Ukuran buahnya pun besar, dengan berat rata rata 2 hingg 4 kilogram per buah. Pertumbuhan durian canne juga cepat karena dalam lima tahun sudah berbuah. “Jenis durian ini masa produktifnya cepat, 5 tahun sudah berbuah,” katanya.

Bupati Bintan Apri Sujadi usai meninjau pengembangan durian mengatakan, Toapaya adalah kecamatan unggulan yang sudah lama dikembangkan menjadi daerah agrowisata.
Selain durian, di tempat ini juga dikembangkan bibit unggulan jambu, rambutan, kelengkelng mangga hingga tanaman hias.

“Cita rasa buah durian yang dikembangkan di Bintan cukup banyak dikenal di berbagai daerah. Kami ingin petani mempertahankan varietasĀ buah durian asal Bintan agar rasanya tetap dan tak berubah-ubah,” harapnya. (met)

Respon Anda?

komentar