Iklan
Calon penumpang Kapal Ferry saat naik kapal di Pelabuhan Domestik Punggur.
F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Jelang hari raya imlek, Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang meminta kepada nahkoda kapal untuk mengurangi kecepatan selama berlayar.

“Selain karena faktor cuaca, jelang imlek nelayan tengah panen ikan dingkis yang kebetulan keramba mereka berada di jalur pelayaran,” kata Syahbandar PDS, Trino Palapa, Jumat (19/1).

Ia menyebutkan biasanya kecepatan kapal mencapai 25 knot, jelang imlek ini diturunkan menjadi 12 knot. Menurutnya, kecepatan kapal cukup berpengaruh terhadap keramba nelayan.

“Karena ada riak kecil karena kapal yang berlalu, hal ini bisa menganggu keramba nelayan,” ujarnya.

Disinggung mengenai cuca jelang imlek, Trino mengungkapkan kapal diminta waspada. Seperti sebelumnya, cuaca ekstrim sering melanda ketika mendekati hari raya imlek.

“Kami selalu koordinasi bersama syahbandar tujuan dan nahkoda kapal demi keselamatan penumpang. Selagi jarak pandang bagus pelayaran tak ada masalah,” tambannya.

Trino memprediksi arus mudik akan terjadi satu minggu sebelum perayaan imlek 16 Februari mendatang. Ia menambahkan peningkatan penumpang bisa mencapai 50 persen dari hari biasanya. Tajungbatu dan Tanjungbalai menjadi daerah yang paling banyak dituju saat imlek.

“Karena mau ibadah di kampung halamannya, jadi satu minggu jelang imlek sudah mulai terlihat arus mudik,” tambahnya. (yui)