Akses menuju Pelabuhan Malarko segera di aspal oleh BP Kawasan Karimun. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Badan Pengusahaan Kawasan Karimun Perdagangan Bebas dan Pelabuhan bebas Karimun (BP Kawasan Karimun), akan melakukan pengaspalan jalan pelabuhan Malarko dengan biaya mencapai Rp20 Miliar dari APBN 2018. Yang diperkirakan panjang 800 meter dengan lebar 40 meter.

”Kemarin, kita sudah rapat dengan Pemkab Karimun membahas jalan pelabuhan Malarko. Dimana, Pemkab Karimun harus menyerahkan lahan tersebut ke BP Kawasan Karimun menjadi aset. Baru dilakukan pengaspalan jalan,” jelas Ketua BP Kawasan Karimun H Cendra, kemarin (22/1).

Sebab, kondisi lahan tersebut berada ditepi pantai. Sehingga, biaya Rp20 Miliar tersebut sudah masuk dalam pengerasan jalan maupun penambahan penimbunan. Yang nantinya, jalan tersebut menjadi jalan utama untuk akses menuju pelabuhan Malarko dengan dua jalur. Dengan demikian, nanti Pemkab Karimun apabila akan melakukan penambahan jalan untuk akses ketempat lain bisa menjadi acuan jalan utama yang sudah terbangun.

”Yang jelas kita (BP Kawasan Karimun), terus meningkatkan prasaranan infrastruktur jalan didaerah FTZ. Termasuk pelabuhan Malarko”, tegasnya.

Dengan demikian, khusus untuk wilayah FTZ akses jalan darat terus dibangun dan diaspal. Dimana, pada tahun 2018 ini pihaknya mendapatkan anggaran dari Pusat mencapai Rp103 Miliar dalam bentuk pembangunan fisik. Termasuk jalan pelabuhan Malarko, selain itu jalan selatan ke Roro dilanjutkan pengaspalan dan dari Oiltanking ke PT Saipem Indonesia Karimun Branch (SIKB) juga.

Alhamdulillah, setiap tahunnya BP Kawasan Karimun mendapatkan bantuan dari pusat terus meningkat sampai 100 persen,” kata Cendra.(tri)

Respon Anda?

komentar