ilustrasi

Percaya atau tidak, seorang wanita di Afrika Selatan yang melahirkan bayi setelah 10 hari dinyatakan meninggal dunia.

Mengutip situs berita Afsel, Dispatch Live, peristiwa ini terjadi terhadap jasad wanita bernama Nomveliso Nomasonto Mdoyi, 33, asal Desa Mthayisi dekat Mbizna. Mdoyi baru saja akan dimakamkan ketika pengurus jenazah menemukan mayat bayi di antara kaki jasad tersebut.

“Ketika kami akan memindahkan mayat Mdoyi ke peti mati, kami menemukan mayat bayi yang baru lahir di kedua kakinya,” ujar pemilik rumah pemakaman Lindokuhle Funeral, Fundile Makalana.

Menurut Makalana, selama 20 tahun dirinya berkecimpung di bisnis pemakaman, ia tak pernah mengalami kejadian seperti itu.

Ibunda Mdoyi, Mandzala,76, mengatakan putrinya meninggal dunia di kediamannya sendiri akibat sesak napas. Kepergian putrinya membuat Mandzala terpukul, ditambah kini ia harus melihat fakta bahwa Mdoyi meninggal dalam keadaan hamil dan bayinya meninggal dunia.

“Pertama, saya hancur oleh kematian putri saya dan sekarang saya mendapat kejutan dalam hidup saya dengan mengetahui bahwa dia telah melahirkan saat telah meninggal selama 10 hari. Apa itu? Tuhan tolong berikan petunjuk? ” ujar Mandzala.

Patrick Hutchinson, doktor asal London Timur mengatakan kepada Dispatch Live bahwa kelahiran bayi dalam keadaan ibu yang sudah meninggal dunia memang merupakan hal yang tidak biasa, tapi bisa dijelaskan secara ilmiah.

Penjelasan pertama, bayi tersebut keluar dari jasad ibunya akibat gas yang terbentuk dari dalam perut dan area pinggul jenazah. Gas tersebut kemudian memberikan tekanan yang kuat sehingga janin bisa terdorong keluar dari tubuh ibunya yang sudah meninggal dunia.

Penjelasan kedua, janin dapat keluar dari rahim ibunya yang telah meninggal diduga karena bakteri atau kontraksi dan relaksasi otot.

Dalam istilah medis, peristiwa semacam itu disebut ‘Coffin Birth’, yang jika diterjemahkan secara bebas bisa berarti ‘beranak dalam kubur’. Biasanya kondisi ini terjadi beberapa hari atau minggu setelah perempuan hamil meninggal dunia.

Kini jenazah Mdoyi dan bayinya dikuburkan bersama. Sedihnya, banyak penduduk desa yang beranggapan peristiwa tersebut adalah kasus sihir dan meminta untuk membakar kedua jenazah tersebut. (jpg)

Respon Anda?

komentar