SATU unit mobil pelayanan samsat keliling yang akan melayani masyarakat di tujuh kecamatan di Kabupaten Bintan. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos.co.id – Untuk mengenjot potensi pendapatan pajak kendaraan di kabupaten bintan, Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepulauan Riau mengoperasikan mobil samsat keliling di tujuh kecamatan. Mulai dari Kecamatan Bintan Utara, Seri Kuala Lobam, Teluk Sebong, Teluk Bintan, Toapaya, Bintan Pesisir hingga Gunung Kijang.

Program tersebut diharapkan mampu memenuhi target pendapatan dari sektor pajak kendaraan yang mencapai Rp 19,5 miliar. “Dari pajak kendaraan bermotor Rp 10 miliar dan biaya balik nama kendaraan bermotor Rp 9,5 miliar,” kata Syamsul usai meresmikan pengoperasian mobil samsat keliling di Tanjunguban, Bintan, Selasa (23/1).

Aapalagi lanjut Syamsul, tujuh kecamatan tersebut memiliki potensi pajak kendaraan yang sangat besar. Berdasarkan data Samsat Tanjunguban, total kendaraan di tujuh kecamatan tercatat mencapai 74.644 unit, terdiri dari 67.902 sepeda motor dan 6.742 mobil.

Selain menggenjot pendapatan, pengoperasian samsat keliling untuk memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. “Terutama masyarakat yang tinggalnya jauh dari kantor samsat,” bebernya.

Kasatlantas Polres Bintan AKP Anjar Yagota mengatakan, pelayanan mobil samsat keliling sangat membantu masyarakat yang akan membayar pajak kendaraan. “Pelayanan menjadi dekat, petugas kami yang datang ke masyarakat,” kata dia.

Ia juga berharap, pelayanan mobil samsat keliling ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. “Mmembayar pajak merupakan kewajiban masyarakat,” ungkapnya. (met)

Respon Anda?

komentar