ilustrasi

batampos.co.id – Perusahaan pembiayaan (leasing) tahun ini diharapkan bisa melonggarkan persetujuan kredit kepemilikan mobil untuk memacu penjualan produk otomotif nasional. Sebab, 70–80 persen pembelian mobil di Indonesia dilakukan secara kredit. Sisanya, 20–30 persen adalah pembelian tunai.

’’Secara umum, jualan mobil di Indonesia 70 persen pakai cara kredit. Di Daihatsu malah sampai 80 persen. Sangat sedikit yang bayar tunai,’’ kata Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra, di sela-sela Daihatsu National Technical Skill Contest di Jakarta, Rabu (24/1).

’’Untuk itu, tahun ini leasing harus benar-benar mendukung,’’ lanjutnya.

Amelia mengakui, saat ini industri leasing masih sangat berhati-hati. Terutama ketika proses permohonan kredit. Dia menyadari, hal itu terjadi karena tingkat kredit macet alias non-performing loan (NPL) sedang tidak bagus. ’’Kalau biasanya approval kredit 3–4 hari, sekarang bisa sampai 10 hari. Ada juga yang ditolak,’’ ungkapnya.

Menurut dia, kondisi pasar otomotif tidak hanya dipengaruhi kemampuan dan kebutuhan masyarakat. Ada faktor lain yang membuat industri otomotif bisa turun atau tumbuh, yaitu leasing. ’’Kalau ingin penjualan otomotif naik, leasing harus mempermudah atau melonggarkan persetujuan kredit mobil,’’ tandasnya.

Dia berharap, dengan dukungan leasing, penjualan pada tahun ini bisa tetap terjaga. Tidak hanya itu, Daihatsu juga akan terus meningkatkan aftersales service untuk memuaskan konsumen. ’’Kami sudah survei, ternyata aftersales service ini salah satu pertimbangan penting saat membeli. Intinya, mereka beli tidak boleh disusahkan di kemudian hari,’’ tuturnya.

Tahun ini, Daihatsu kembali menggelar Daihatsu National Technical Skill Contest untuk memotivasi para mekanik di seluruh Indonesia. Kompetisi dua tahunan tersebut diikuti teknisi, kepala regu (foreman), dan service advisor (SA). ’’Kompetisi semacam ini penting untuk meningkatkan kualitas kemampuan teknis dan layanan kepada para pelanggan Daihatsu,’’ jelas Amelia.

Tahun lalu, Daihatsu menduduki posisi ke-2 dalam industri otomotif nasional dengan penjualan 185.240 unit. Daihatsu juga meraih pangsa pasar (market share) hingga 17,3 persen. Sementara itu, wholesales Daihatsu berhasil mencapai angka 186.381 unit dan pangsa pasar 17,3 persen. Penjualan itu ditopang Daihatsu Sigra dengan porsi 26 persen. (tih/wir/c5/fal/jpg)

Respon Anda?

komentar