Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Pasar dan UKM kota Batam memiliki anggaran yang sangat kecil di 2018. Untuk melakukan pembinaan dengan anggaran Pemko sangat minim. Sebagai gantinya, Dinas Pasar dan UKM akan memberikan pelatihan dan bimbingan kepada usaha kecil untuk mendapatkan pinjaman ke bank dengan bunga yang ringan.

Iklan

“Kami akan memfasilitasi pengusaha kecil. Kita akan bimbing mereka bagaimana mendapatkan KUR dari bank,” kata kepala dinas pasar dan UMKM Suleman Nababan, Kamis (25/1).

Bahkan akan terus menjalin hubungan yang baik dengan perbankan supaya pengusaha kecil dan menengah bisa mudah mendapatkan pinjaman. “Bahkan kita akan membantu mengupload berkas usaha, biar lebih mudah diakses bank dan pinjaman segera dicairkan,” katanya.

Menurutnya, selama ini sudah banyak pengusaha kecil yang mendapatkan bantuan dari bank dengan nilai yang berbeda-beda. Pastinya itu sangat membantu untuk suntikan modal.

“Bunganya juga sangat kecil. Jadi ini sangat bermanfaat. Kita berharap semua bank. Tetapi selama ini memang yang paling banyak usaha kecil adalah di bank Mandiri dan BRI,’ katanya.

Terpisah, anggota Komisi I DPRD Batam Tumbur M Sihaloho mengatakan sektor UMKM memiliki andil yang besar dalam mengembangkan perekonomian Batam. Dan harusnya menjadi perhatian pemerintah. Ia berharap perbankan mempermudah pengurusan pinjaman.

“Dan kita berharap dinas terkait harus bisa memberi jalan biar pelaku UMKM ini lebih mudah aksesnya ke perbankan,” katanya.

Menurut wakil ketua Baperda ini, DPRD sangat serius dalam meningkatkan sektor UMKM ini. Tahun ini DPRD sudah membuat rancangan peraturan daerah (Ranperda) Usaha Kecil dan Menengah. Dan segera akan dibahas.

“Kita berikan solusi melalui perda. Jadi pemerintah memiliki kewajiban dalam menyediakan ruang bagi UKM. Mereka diberdayakan dan memang haru dibina,” katanya.(ian)