Laga antara Jakarta Pertamina Energi (putih) melawan Jakarta BNI Taplus dalam lanjutan pertandingan seri kedua Proliga 2018 di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Batam, Sabtu (27/1). Jakarta Pertamina Energi menang 3-0 (25-17, 25-15, 25-22). F. Octo Zainul Ahmad/Batam Pos

batampos.co.id – Jakarta Pertamina Energi masih menunjukkan keperkasaannya di Proliga 2018 seri kedua di Batam ini. Baik tim putra maupun putri sukses mempertahankan performa terbaiknya dengan meraih kemenangan atas lawan-lawannya sehingga masih memimpin klasemen sementara.

Usai meraih dua kemenangan di seri pertama di Yogyakarta kemarin, tim putri Jakarta Pertamina Energi mengawali seri kedua Batam ini dengan membungkam Jakarta BNI Taplus dengan skor 3-0 (25-17, 25-15, 25-22) pada laga yang dihelat di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal Batam, Sabtu (27/1).

Awal-awal laga pada set pertama berjalan alot. Perolehan poin kedua kesebelasan pun juga ketat 8-8. Beruntung, Jakarta Pertamina Energi mempunyai dua pemain asingnya, yakni Anna Stepaniuk dan Kyla Elizabeth.

Berkat performa gemilang mereka, Jakarta Pertamina Energi menang 25-17 di set pertama.

Memasuki set kedua, Anna dan kawan-kawan semakin dominan atas lawannya. Anna yang bertugas di depan berhasil membuat pertahanan Jakarta BNI Taplus kalang kabut dengan smash kerasnya.

Sementara itu, Kyla di belakang atau bagian pertahanan mampu meredam serangan-serangan yang dilancarkan Jakarta BNI Taplus lewat receive yang apik.

Sebaliknya, pemain-pemain Jakarta BNI Taplus terlihat kewalahan dan keteteran dengan serangan gencar yang dilakukan Anna dan kawan-kawan. Ditambah receive dan komunikasi antar pemain Jakarta BNI Taplus sangat lemah dan buruk.

Jakarta Pertamina Energi menutup set kedua dengan unggul 25-15 atas Jakarta BNI Taplus.

Tak ingin kalah begitu saja, Jakarta BNI Taplus yang dimotori Karina Ocasio sebagai kapten memberikan perlawanan sengit di set ketiga.

Tidak seperti set pertama dan kedua, penampilan Karina dan kawan-kawan menunjukkan peningkatan baik lewat pertahanannya maupun serangannya. Semangat dan kekompakan yang ditunjukkan pemain-pemain Jakarta BNI Taplus sanggup membuat repot Jakarta Pertamina Energi.

Meski begitu, Jakarta Pertamina Energi tetap tidak panik. Smasher andalannya, Anna yang berpostur 178 cm benar-benar layak dijadikan pemain terbaik dalam laga ini.

Kengototan dan pergerakannya yang mobile, membuat Jakarta Pertamina Energi sukses menyudahi perlawanan Jakarta BNI Taplus dengan skor ketat 25-22.

Pelatih Jakarta BNI Taplus, Risco Herlambang menilai permainan anak asuhnya masih terbawa suasana di seri pertama Yogyakarta lalu.

“Kebanyakan pemain kita mati sendiri. Poin yang mudah kita berikan ke lawan. Ditambah receive kita lemah,” ujar Risco seusai laga.

Risco menambahkan, absennya satu pemain asing yang cedera, yakni Karina sangat berpengaruh terhadap performa tim.

“Permainan tadi pincang. Kita sangat butuh Karina di laga-laga selanjutnya,” katanya.

Sementara itu, pelatih Jakarta Pertamina Energi, M Anshori menuturkan, kunci kemenangan yang diraih anak didiknya adalah motivasi tinggi yang dimiliki setiap pemain.

“Motivasi anak-anak sangat tinggi. Mereka ingin memperlihatkan penampilan terbaik mereka,” tutur Anshori.

Meski begitu, ada evaluasi kecil yang ditujukan kepada Anna dan kawan-kawan saat pertandingan tadi. Menurutnya, anak-anak menginginkan tempo permainan yang tinggi sejak awal-awal laga.

“Tempo permainan tidak bisa dibangun langsung tinggi. Harus pelan-pelan dulu. Itu yang menyebabkan anak-anak terburu-buru.,” jelasnya.

Kemenangan tim putri juga diikuti tim putra, dimana Jakarta Pertamina Energi sukses mengungguli Surabaya Bhayangkara Samator dengan skor 3-1 (25-21, 25-19, 20-25, 25-23).

Sedangkan di bagian putri, juara bertahan Jakarta Elektrik PLN masih belum bisa keluar dari krisis kemenangan. Usai menelan dua kali kekalahan di seri pertama lalu, Jakarta Elektrik PLN yang sudah diperkuat dua pemain asingnya, Meng Ya dan Pu Rou pada seri kedua Batam ini masih dipecundangi Jakarta PGN Popsivo Polwan dengan skor 1-3 (25-23, 18-25, 21-25, 22-25). (oza)

Respon Anda?

komentar