Iklan

 

 

 

 

 

 

 

batampos.co.id – Gelaran Honda Student Basketball League (HSBL) 2018 resmi berakhir Minggu (4/1). Tim putra SMA Ananda dan tim putri SMA Mondial berhasil menyabet gelar juara di masing-masing kategori.

Tim putra SMA Ananda memastikan mendapat tiket kemenangan setelah menundukkan tim SMK Kartini dalam laga final di Hi-Test Arena, kemarin. Pertandingan berlangsung ketat dengan skor 68-66.

Laga berjalan sengit, seru, dan berimbang sejak di kuarter pertama. Kejar-kejaran poin terjadi di sepanjang kuarter ini. Namun pada tiga menit tersisa, SMK Kartini mulai menjauh berkat penampilan ciamik dari Esha dan Agung. SMK Kartini unggul 24-17 atas SMA Ananda di akhir kuarter pertama.

Memasuki kuarter kedua, SMA Ananda mulai menyusul dan mampu menyamakan skor menjadi 27-27 berkat poin-poin yang disumbang shooting guard, Albert. Bahkan SMA Ananda berbalik unggul 39-31 dan bertahan hingga kuarter kedua berakhir.

Pertandingan semakin berjalan keras di kuarter ketiga ini. Benturan dan kontak fisik yang keras antarpemain di kedua tim terjadi di hampir sepanjang kuarter ini.

Lagi-lagi kejar-kejaran poin kembali terulang pada kuarter ketiga ini. Saling berbalas poin antarpemain di kedua tim. Skor sama 47-47 terpampang di papan skor di akhir kuarter ketiga.

Pemain-pemain andalan SMK Kartini yang dimotori Agung dan Esha mulai kehabisan poin di detik-detik terakhir kuarter keempat. Hal ini berimbas pada performa SMK Kartini secara keseluruhan.

Sementara itu, pemain-pemain andalan SMA Ananda yakni Anjar, Kelvin, dan bintangnya, Alberth mulai menemukan performa terbaiknya. Meski begitu, Agung dan kolega tak mau menyerah begitu saja. Namun tetap saja, kemenangan SMA Ananda tak terelakkan dengan skor tipis dan ketat 68-66.

Pelatih SMA Ananda, Mustofa, mengaku puas dengan gelar juara yang diraih timnya ini. “Kuarter kedua jadi momentum kebangkitan kami. Gelar juara ini berkat kerja keras, kekompakan dan kedisplinan anak-anak,” ujar Mustofa.

Sementara itu, pelatih SMK Kartini, David, menilai laga final yang ketat dan sengit ini sangat bagus dan enak ditonton.
“Kita kalah di fisik dan stamina saja. Dari skill dan teknis, kedua tim sangat berimbang,” sebutnya.

Selain meraih gelar juara, pemain tim SMA Ananda, Alberth, juga menyabet predikat Most Valuable Player (MVP). Alberth tercatat telah menyumbang poin tertinggi pada game kali ini, yakni 35 poin.

Sedangkan pada kategori putri, gelar juara berhasil diraih tim SMA Mondial. Kemenangan ini diraih setelah tim SMA Mondial mengalahkan tim SMA Maitreya dengan skor meyakinkan 41-19.

Pelatih SMA Mondial, Pardo, mengaku senang dan cukup puas dengan gelar juara HSBL yang pertama kali diraih anak didiknya ini. “Puas sih. Tapi kurang gimana gitu kalau belum lawan SMA Yos Sudarso,” kata dia.

Sementara itu, pelatih SMA Maitreya, Frangky, tetap memuji penampilan anak asuhnya. “Anak-anak sudah berusaha semaksimal mungkin. Kita memang kalah kelas dari Mondial,” sebutnya.

Predikat Most Valuable Player (MVP) dalam partai final kategori putri kali ini diraih pemain SMA Mondial, Karen. (oza)