Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Kondisi ekonomi yang belum membaik ternyata masih berdampak terhadap tingkat hunian hotel di Batam. Bahkan, sampai saat ini kondisi beberapa hotel bintang 3 di Batam masih belum stabil.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batam, Muhammad Mansyur mengatakan beberapa hari terakhir tingkat hunian hotel di Batam memang cukup mengembirakan. Hal itu dikarenakan adanya agenda besar sebuah organisasi yang digelar di Batam.

“Namun situasi ini hanya dikuasai oleh beberapa hotel bintang 3 dan 4 saja. Yang lain masih biasa,” kata Muhammad Mansyur, kemarin.

Sejak dua tahun terakhir banyak hotel yang tidak dapat mencapai target dari hunian tamu. Bahkan, tahun 2016 merupakan situasi yang cukup sulit untuk dunia perhotelan.

“Hanya beberapa hotel saya yang bisa survive, yang lain gigit jari,” ungkapnya.

Menurut dia, salah satu alasan sejumlah hotel tidak mencapai target hunian karena kurang profesional. Banyak yang tidak menjaga kualitas produk sehingga ditinggalkan oleh tamu-tamunya.

“Tak hanya hotel bintang 2, hotel bintang 3 saja banyak yang goyang. Hampir separuh kondisi dari hotel belum stabil,” kata Mansyur lagi.

Sementara, Kadis Pariwisata Kota Batam, Pebrialin optimis jumlah kunjungan wisman tahun ini akan meningkat. Hal itu setelah melihat jumlah wisatawan yang datang ke Batam tahun 2017 meningkat dibanding tahun 2016.

“Ini tentunya juga akan berpengaruh terhadap hunian hotel. Karena itu fasilitas dan produk hotel harus bisa dijaga agar tamu betah berlama-lama di Batam,” pungkas Pebrialin. (she)