batampos.co.id – Yulinca Tanudjaya masih belajar untuk membagi waktu setelah menikah tiga bulan lalu. Kenapa tidak, selain harus melayani suami, ia juga harus berkutat dengan pekerjaan dan kuliah disemester akhir.

Iklan

“Awalnya susah, tapi lama-lama terbiasa. Intinya kalau di rumah tak usah pikirkan urusan kerjaan dan kuliah,” terang wanita pemilik senyum manis ini kepada Batam Pos.

Bahkan, untuk sementara ia harus menutup hobinya yang gemar membaca novel. Apalagi hobi itu telah ia salurkan sejak duduk dibangku sekolah dasar.

“Hobi membaca novel, tapi sekarang tak sempat membaca lagi. Waktu sudah habis terkuras,” ujar wanita yang kini berusia 25 tahun.

Menurutnya, dalam pernikahan haruslah ada saling pengertian antar pasangan. Suaminya pun tak pernah melarangnya untuk bekerja, bahkan untuk menyelesaikan tugas akhir kuliahnya.

“Ia selalu mendukung, karena komitmen dari awal saling suport,” imbuh mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi di salah satu perguruan swasta di Batam ini.

Tak hanya itu, jelang perayaan imlek Yulinca mengaku semakin was-wasan dan bingung. Alasanya, imlek 2569 merupakan tahun pertama ia bersama suami. Semua yang sebelumnya bersama keluarga, kini harus ia lakoni sendiri, mulai membersihkan rumah hingga membuat kue.

“Saya anak tunggal, dulunya imlek selalu bersama keluarga. Kini saya yang harus mengatur sendiri. Tahun ini pun saya punya harapan bisa lebih baik lagi,” pungkas anak pasangan Hardi Tanudjaja dan Mui Im ini. (she)