Penyerahan bantuan sekolah di Sekretaris Baznas Anambas kepada penerima bantuan. F. Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kepulauan Anambas telah membagikan bantuan dana kepada dua sekolah Madrasah. Madrasah Nurul Islamiah yang berada di Kecamatan Jemaja dan Madrasah Fatahilah Tarempa di Kecamatan Siantan. Bantuan tersebut sumber dananya berasal dari sumbangan masyarakat di Provinsi Riau.

Bantuan tersebut berupa uang sebesar Rp 35 juta untuk masing-masing sekolah. Dana tersebut bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan belanja mobiler bagi kepentingan kemajuan sekolah tersebut.

“Uang sebesar Rp 70 juta yang dikumpulkan dari sumbangan masyarakat yang berada di Provinsi Riau telah diserahkan untuk dua sekolah Madrasah Nurul Islamiah dan Madrasah Fatahilah,” ungkap Ketua Baznas Kabupaten Kepulauan Anambas, Mustansir, ketika menyerahkan bantuan di kantor Baznas, Sabtu (10/2) pukul 20.00.

Katanya, bantuan itu diserahkan kepada ke dua sekolah telah melalui rapat dan survei ke lapangan oleh tim teknis Baznas. Penyerahan bantuan kemarin disaksikan oleh pihak perwakilan Kemenag Kabupaten Kepulauan Anambas.

Meskipun anggaran yang dibantu bersumber dari masyarakat peduli bencana di Provinsi Riau, Baznas juga meminta kepada pengurus kedua sekolah agar dapat membuat laporan pengeluaran keuangan yang digunakan. Hal itu berguna bagi pihak Baznas menyampaikan secara transparan kepada warga yang ikut peduli di Provinsi Riau nantinya, tujuannya demi menciptakan rasa kepercayaan dan menghindari fitnah. “Tentu kita meminta kepada kedua sekolah itu membuat laporan pertanggung jawabannya,” jelas Mustansir.

Ketika ditanya terkait pencapaian target Baznas Anambas memungut Zakat kepada sejumlah kalangan, dan instansi Pemkab Anambas, ia menerangkan bahwa, Baznas Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) semulanya memberikan target sebesar Rp 360 juta dalam kurun satu tahun pendapatan pungut Zakat tercapai, namun dengan berkat kerjasama dan kesadaran masyarakat maka target yang ditentukan melebihi pencapaian target. Pada tahun 2017 Baznas Anambas telah sukses mengumpulkan anggaran zakat sebesar Rp 636 juta dari berbagai kalangan.

Tidak dipungkiri masih banyak masyarakat yang tidak mau membayar zakatnya bahkan para pekerja Aparatur Sipil Negara (ASN) juga belum semua ikut membayar, sesuai data yang ada di Baznas sekitar 50 persen saja dari total jumlah ASN yang bekerja di lingkungan Pemkab Kepulauan Anambas yang ikut membayar zakat, adapun jumlah ASN di Anambas sekitar 1600 orang.

“Tahun 2018 kita harapkan lebih meningkat lagi masyarakat yang membayar zakat. Hal itu sangat membantu bagi warga yang sangat membutuhkan. Perlu kerja sama yang baik semua pihak pastiny,” kata Mustansir. (sya)

Respon Anda?

komentar