Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Realisasi penerimaan pajak pada bulan pertama tahun ini meningkat dibanding periode sama tahun lalu. Bahkan realisasi melebih target yang ditetapkan Badan Pengelolah Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, yakni sebesar Rp 46 miliar.

“Secara keseluruhan realisasi bulan Pertama sudah diatas target bulanan. Jika di bandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya. Selama bulan Januari saja realisasi pajak yang masuk sebesar Rp 50 miliar,” ujar Kepala BP2RD Kota Batam Raja Azmansyah, Jumat (9/2).

Adapun realisasi pajak ini bersumber dari pajak hotel yang mencapai 12,72 persen, dari target Rp 117 miliar realisasi 14,9 miliar. Begitu juga pajak restoran dari target Rp 29,1 miliar, realisasi Rp 3,9 miliar atau 13,43 persen. Sementara itu pajak hiburan realisasi 13,5 persen dari target 68,6 miliar. Hal yang sama juga terlihat di pajak parkir yakni 10,5 persen dari target Rp 12 miliar.

Begitu juga untuk BPTHB dari taget Rp 380 miliar saat ini sudah terealisasi sebesar 5,3 persen atau sebesar Rp 20,1 miliar. “Kondisi positif ini kita harapkan bisa berlanjut di bulan berikutnya. Sehingga target pajak daerah sebesar Rp 970 miliar tercapai,” harap dia.

Guna memaksimalkan penarikan pajak, Raja mengaku sejak awal Januari sudah melakukan penagihan aktif kepada para wajib pajak. Dan untuk meningkatkan pelayanan ke publik pihaknya telah menjalin kerjasama dengan BNI yang menjadi mitra Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Selain itu Raja menambahkan, guna mempermudah pembayaran pajak, pihaknya menambah 100 pajak online atau tapping box di tahun 2018 ini.

“Untuk realisasi tapping box kita rencanakan Maret nanti,” tutup Raja. (rng)