batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menginginkan pribadi yang mumpuni yang menakhodai beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam. Untuk diketahui, Pemko Batam telah mendapat rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tentang lelang dan rotasi sejumlah jabatan pratama (eselon dua).

Keinginan Rudi tersebut terungkap ketika ditanya, apakah ia masih memprioritaskan pemimpin muda seperti yang telah ia terapkan di sejumlah OPD dan Camat.

Muda tapi otaknya harus tua (dewasa, red). Muda kan emosinya tinggi, maka imbanginya berpikiran tua dan berwawasan luas, ini enak,” ucap Rudi di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (9/2) sore.

Mantan polisi ini tak menampik keinginan tersebut susah ia tentukan. Untuk mendapatakan keinginannya ini perlu pertimbangan yang matang. “Ini yang pening saya cari, belum dapat kandidatnya,” tambahnya.

Satu sisi, sepulang umrah ia mengaku belum membaca surat KASN terkait lelang dan rotasi jabatan. Untuk itu, ia tak ingin banyak berkomentar terkait hal ini. “Suratnya belum saya baca, belum ke meja saya macam mana say mau komentar. Hari Senin (19/2) baru diantar ke saya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) M Sahir menyebutkan lelang yang akan diurus oleh pihaknya hanya untuk tiga jabatan yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang kosong semenjak Dendi Purnomo tersandung kasus hukum. Dua posisi lain Assisten Ekonomi Pembangunan, juga Kepala Dinas Pendidikan (disdik) yang akan kosong karean pimpinannya akan pensiun.

“Lelang kalau data di saya tiga saja, Disdik, Ekbang dan DLH,” ucapnya.

Jabatan lainnya yakni Dinas Perhubungan serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan dimutasi atau rotasi. Keduanya akan akan dicari pemimpinnya berdasarkan mekanisme job fit (evaluasi). Sejatinya ada enam jabatan yang akan dilelang maupun mutasi, satu lainnya adalah Dinas Permukiman, Perumahan Rakyat, dan Pertamanan (Disperkimtan).

“Prinsipnya job fit ini prinsipnya ditunjuk. Hampir sama dengan lelang ada pendafataran, makalah dan lain-lain, cuma yang nggak ada psikotes” imbuhnya. (adi)

Respon Anda?

komentar