ilustrasi

batampos.co.id – Petugas satuan pengamanan (Avsec) Bandara Internantional Hang Nadim Batam kembali menangkap satu orang kurir narkoba, yang membawa 831 gram sabu, Senin (12/2) lalu. Kurir sabu yang diketahui bernama Edi Wibawa,30, rencananya akan membawa narkoba itu menuju Balikpapan.

“Kami amankan Edi ini saat di SCP (Security Check Point) pertama,” kata Direktur BUBU Hang Nadim, Suwarso, Selasa (13/2).

Edi, kata Suwarso sama sekali tidak memperlihatkan gelagat seperti kurir narkoba. Karena Edi berjalan dengan santainya dan mimik mukanya tenang, saat akan memasuki ke SCP satu. Saat pintu walkthroughs berbunyi, Edi juga tidak terlihat gugup. “Petugas memeriksa, namun tidak ditemukan apapun di badannya,” ungkap Suwarso.

Keanehan baru timbul, saat petugas yang mengawasai mesin X-ray melihat ada kejanggalan di tas polo hitam milik laki-laki asal Medan itu. “Petugas langsung memeriksa, awalnya tidak ditemukan keanehan seperti yang terlihat di monitor,” ujar Suwarso.

Tapi setelah diperiksa lebih teliti, petugas menemukan bungkusan sabu yang disembunyikan dilipatan celana jeans Edi. Lalu ditemukan lagi bungkusan sabu lainnya di dalam saku celana Edi yang berada di dalam koper tersebut.

“Sabu itu seluruhnya ada 7 bungkus. Awalnya Edi ini tidak mengakui itu sabu,” tutur Suwarso.

Tapi setelah Edi dibawa ke ruangan Bea Cukai, Edi akhirnya mengakui bahwa barang yang dibawanya itu adalah sabu. “Kami menduga ada temannya, mencoba mencari. Tapi tidak ada ditemukan, Edi mengakui hanya sendiri. Dan tidak mau menyebutkan teman yang menitipinya barang haram itu,” ungkap Suwarso.

Saat ini, kata Suwarso kurir sabu itu telah diserahkan ke Bea Cukai Batam, guna penyelidikan lebih lanjut. (ska)

Respon Anda?

komentar