Dari kejauhan tampak terlihat delapan mobil berwarna merah berderet rapi di Kantor Pemadam Kebakaran Bandara Hang Nadim.

Cuaca yang panas sejauh kulit merasa tidak menghalangi niat pewarta koran ini untuk mengetahui sejauh apa kecanggihan mobil merah terbaru milik BP Batam yang sering digembar gemborkan media.

Tipe mobil itu adalah Ziegler dan dibeli sebanyak dua unit dengan total harga Rp 33 miliar dari APBN. Begitu mendekat, suasana yang ditampilkan memang agak sedikit berbeda dari biasa.

Mobil dari Jerman ini memiliki tampilan seperti mobil-mobil yang bisa berubah bentuk menjadi robot dalam film transformer. Ukurannya sangat besar. Jika jalan-jalan di jalan raya, mungkin mobil lain tidak akan bisa lewat di sebelahnya.

Tak lama kemudian, salah seorang petugas damkar menyambut kedatangan pewarta. Tanpa basa basi dia meminta pewarta untuk menempelkan tangannya ke sensor yang memiliki gambar tangan di dalamnya. Posisinya tepat di samping pintu mobil Ziegler tersebut.

Tak disangka, mobil tersebut bereaksi keras. Semua pewarta yang hadir dibuat terkejut. Pintunya tiba-tiba terbuka, mesinnya menderu-menderu seakan siap diajak bertempur.

Belum lagi usai menahan rasa terkejut, Direktur BUBU Hang Nadim, Suwarso kemudian datang menyalami seluruh kontestan arena terkejut yang hadir.

Tanpa basa basi dan dengan sedikit senyuman, ia kemudian mengatakan bahwa mobil Ziegler ini didatangkan BP Batam sejak 8 September tahun lalu.

“Untuk saat ini, Ziegler masih yang tercanggih di Indonesia dengan tipe 1. Sedangkan di Cengkareng, Bali dan Surabaya baru tipe 1b atau 1c,” katanya.

Keunggulannya adalah sistem operasionalnya sudah digital. Seperti contoh yang telah dijelaskan sebelumnya, Ziegler tak perlu kunci kontak, cukup disentuh dengan lembut saja.

Namun usapan lembut tersebut hanya berlaku dalam area tertentu dan diatur oleh petugasnya secara automatisasi.

Ziegler

“Sistemnya otomatis semua. Kecepatnnya mencapai 120 km/jam dan akselerasinya dalam 1 menit bisa 80 km/jam,” ungkapnya.

Untuk kapasitas penampungan air, mobil ini mampu memuat 12.500 liter air dan 1500 busa. Untuk mengoperasikannya dibutuhkan dua orang saja.”Kapasitas minimum untuk bandara kategori 9 seperti Hang Nadim itu 24 ribu. Ini sudah 25 ribu,” kata pria berkacamata ini lagi,

Mobil ini juga dapat menjadi jagoan jika melintasi area yang diselimuti api. Karena begitu lewat, maka sensor otomatis akan menyiramkan air untuk memadamkan api.

Betapa pentingnya Ziegler ini hadir di Hang Nadim adalah karena mengingat bandara internasional ini masih mengandalkan mobil damkar Tipe Morita dari Jepang.

Lima unit Morita sudah ketinggalan zaman dan hanya tiga yang masih sanggup beroperasi.”Morita sudah ketinggalan zaman, makanya kita usulkan dari anggaran untuk beli Ziegler, akhirnya kita dapat,” jelasnya.

Suwarso berharap dengan hadirnya dua unit mobil damkar tangguh ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada investor untuk datang ke Batam. (leo)

Respon Anda?

komentar