Iklan
Seorang petugas ATB tengah memberikan penjelasan terkait keluhan yang disampaikan oleh konsumen saat berkunjung ke kantor ATB di Sukajadi, Batam.
foto: DOK/ATB

batampos.co.id – Masa konsesi pengelolaan air bersih di Batam oleh PT Adhya Tirta Batam (ATB) baru akan habis dua tahun lagi. Namun Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan kontrak ATB tidak akan diperpanjang lagi setelah konsesi berakhir.

Iklan

“Tim masih mempersiapkan proses pengakhiran (konsesi ATB). Karena kami tidak akan perpanjang lagi kontrak ATB,” kata Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, Kamis (15/2).

Lukita mengatakan, pihaknya sengaja melakukan kajian dan proses penyelesaian masa konsesi ATB sejak dini. Sehingga dalam waktu dua tahun tersisa, diharapkan tim dapat menghasilkan laporan yang lengkap dan komprehensif.

“Kami harus siapkan kajian, karena waktunya dua tahun lagi,” paparnya.

Laporan yang komprehensif dibutuhkan sebagai gambaran jelas bagi masyarakat Batam bagaimana sistem pengelolaan air terbaru setelah konsesi berakhir.

“Kami sebagai pemilik aset ingin dapat hasil optimal untuk penerimaan BP Batam,” katanya

Sebelumnya, Lukita menjelaskan pihaknya telah membentuk tiga tim terkait segera berakhirnya masa konsesi ATB. Pertama tim evaluasi pengakhiran konsesi ATB yang bertugas meninjau ulang proses konsesi yang berjalan selama ini. Selain itu, BP Batam juga membentuk tim yang bertugas menyelesaikan proses transfer aset, serta tim independen yang bertugas menyusun rencana usai konsesi ATB selesai pada 2020 nanti.

“BP Batam ingin dapatkan yang terbaik. Selama ini kinerja ATB sudah baik dalam melayani masyarakat. Makanya akhir tahun ini kami akan tawarkan (lelang),” ujarnya.

Untuk proses transfer aset, maka BP Batam akan dibantu oleh seorang konsultan independen.

“Saya belum punya gambaran nilainya berapa. Makanya kami perlukan konsultan khusus,” paparnya.

“Intinya saat konsesi nanti berakhir, kami tidak ingin pelayanan ke masyarakat terganggu,” ungkapnya. (gas/leo)