Penumpang kapal fery yang bearsal dari Singapur maupun Malaysia memadati pint kedatangan saat akan melakukan cap paspor saat tiba di Pelabuhan Internasional Batamcenter, kamis (15/2). Memasuki liburan Tahun Baru Imlek penumpang yang melalui pelabuhan Internasional Batamcenter mengalami peningkatan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Indonesia dan Singapura telah sepakat melakukan kerja sama pariwisata untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata. Salah satunya dengan joint destinations. Batam menjadi salah satu destinasi prioritas dalam kerja sama ini.

Duta Besar Indonesia untuk Singapura I Gede Ngurah Swajaya menjelaskan, melalui joint destinations ini pihak Singapura akan menawarkan destinasi wisata Indonesia kepada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke negeri Singa itu.

Ngurah mengatakan, jumlah wisatawan asing yang masuk ke Singapura cukup besar. Mencapai angka 19 juta wisatawan setiap tahunnya. Angka tersebut sangat besar untuk negara sekecil Singapura jika dibandingkan dengan Indonesia yang baru berada di angka 14 juta wisatawan pada tahun lalu.

“Kita manfaatkan itu. Singapura pun sudah setuju,” kata Ngurah saat dihubungi, Jumat (16/2).

Dia mencontohkan wisman dari Eropa berlibur selama dua minggu di Singapura. Satu minggu dihabiskan di Singapura. Seminggu lagi dibawa ke Batam atau Bintan atau Danau Toba. Sebab destinasi-destinasi wisata di Indonesia kan sangat berbeda suasananya dengan yang ada di Singapura.

“Destinasi baru, suasana baru,” ungkapnya.

Selain Batam, Bintan, dan Danau Toba, destinasi yang masuk dalam joint destinasions antara lain Yogyakarta yang mencakup Candi Borobudur dan Candi Prambanan, Lombok, dan Labuan Bajo. Ngurah mengatakan, destinasi-destinasi tersebut dipilih karena memang telah memiliki aksesibilitas yang baik dari Singapura.

“Penerbangannya kan sudah ada. Tinggal nanti dikembangkan infrstrukturnya. Bangun hotel dan yang lainnya,” jelas dia.

Paket joint destinations sudah mulai dipasarkan. Menurut Ngurah, beberapa waktu lalu, sudah ada serombongan wisman asal Tiongkok yang berlibur ke Singapura dan melanjutkan perjalanan mereka ke Bintan. Ngurah berharap, nanti akan lebih banyak lagi wisman yang berlibur ke Singapura bisa mampir juga ke Indonesia.

“Sekali pergi bisa dapat beberapa negara sekaligus,” ucap dia.

Selain mengandalkan penerbangan, joint destinations ini juga mengandalkan wisata kapal pesiar alias cruise tourism. Saat ini, sedang disiapkan beberapa tujuan kapal pesiar dari Singapura. Di antaranya Kuala Tanjung untuk tujuan Medan dan sekitaranya, Semarang, Surabaya, dan Bali.

“Yang Bali ini sekaligus ke Surabaya. Sudah berjalan sejak Desember lalu. Sudah reguler. Yang lain akan segera menyusul,” terang dia. (and/jpg)

Respon Anda?

komentar