Trotoar di kawasan Coastal Area dicat warna warni sesuai dengan ciri khas melayu untuk memperindah suasana. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Karimun, beberapa waktu lalu melakukan pengecatan terhadap trotoar di gapura masuk Coastal Area hingga jembatan satu. Pengecatan tersebut, menyesuaikan khas warna melayu yaitu

merah, kuning dan hijau untuk keindahan Coastal Area supaya menjadi daya tarik lagi bagi para pengunjung yang datang ke Coastal Area.

” Kita bantu sedikit saja. Untuk masyarakat ketika sore hari jalan-jalan, sambil mengenalkan warna khas melayu kepada anak-anak,” kata Kepala Dinas PUPR Karimun Zulfan, kemarin (16/2).

Dengan dilakukan pengecatan trotoar tersebut, secara tidak langsung dapat melestarikan budaya melayu yang identik dengan warna khas terang. Sehingga, generasi muda tidak mudah melupakan corak khas melayu nantinya. Selain itu untuk mendukung program Adipura yang akan dilakukan penilaian nanti, dimana Coastal Area masuk dalam penilaian tersebut.

” Intinya, kita memberikan kenyamanan terhadap masyarakat maupun wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke Coastal Area. Anda bisa lihat sendiri, setiap sore banyak masyarakat yang melakukan aktivitas mulai dari duduk-duduk sambil menikmati lalulintas kapal maupun berolahraga bersama keluarga,” ungkapnya.

Namun, kata Zulfan lagi dirinya berharap kepada masyarakat agar saling menjaga kebersihan maupun taman yang ada di sepanjang Coastal Area. Supaya jangan dirusak atau membuang sampah pada tempatnya yang sudah disediakan oleh Pemerintah Daerah. Sehingga, keastrian Coastal Area tetap terjaga hingga ke anak cucu nantinya.

” Insya Allah, kalau ada anggaran apa salahnya kita benahi kawasan Coastal Area ini. Paling penting harus saling menjagalah,” pesannya.

Sementara itu pantauan dilapangan, para pekerja sedang melakukan pengecatan trotoar yang terbuat dari papling blok dengan diselang seling warna merah, kuning dan hijau. Pengecatan tersebut dimulai dari ujung trotoar Coastal Area hingga trotoar jembatan satu di tepi laut yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna jalan kaki.

” Baguslah, Coastal Area cukup bersih dan tertata rapih. Saya berharap di Coastal Area kulinernya ditata lebih baik lagi, supaya lebih nyaman,” kata Sima salah seorang wisatawan lokal asa Selat Panjang yang kebetulan liburan ke Tanjungbalai Karimun.(tri)

Advertisement
loading...