Pusat perkantoran di Pasir Timur Kecamatan Siantan sedang dalam pembangunan. Bulan Maret mendatang pegawai Dispasr dan BKPSDM serta Sekretariat Daerah Anambas akan berkantor di Pasir PetiKantor Bupati Anambas

batampos.co.id – Pusat perkantoran di Pasir Peti Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan sudah jadi dan sudah siap untuk ditempati pada tahun ini. Pegawai yang akan menempati pertama kali yakni pegawai sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas. Rencananya pada bulan Maret 2018 mendatang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, mengatakan, peninjauan sudah dilakukan hari ini, Minggu (18/2) ke kantor bupati yang baru untuk melihat sacara langsung fasilitas sejumlah ruangan yang bakal digunakan nanti.

Secara fisik bangunan sudah bisa ditempati, namun masih ada pekerjaan finishing yang terus dikerjakan oleh pihak pelaksana. Ia optimis pada bulan Maret tahun 2018 para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja dilingkungan Sekretariat kantor bupati akan pindah ke kantor Bupati yang baru.

“Khusus ASN yang disekretariat daerah akan pindah pada bulan Maret nanti. Saya yakin bangunan itu akan rampung jelang pindah nanti,” ungkap Sahtiar kepada wartawan, Minggu (18/2).

Pusat perkantoran tersebut dibangun sejak tahun 2015 silam yang dibangun secara pertahap. Bangun tersebut terlihat cukup kokoh dan megah. Ruangan didalamnya dapat menampung pegawai sekitar 500 orang. Akses jalan menuju ke kantor bupati juga sudah bagus yang bisa dilalui mobil maupun motor. “Alhamdulilah, akses jalan sudah bagus,” jelasnya.

Tambahnya, ada dua dinas yang akan ikut pindah di pusat perkantoran nanti diantaranya, Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Dua kantor itu akan menempati lantai ke tiga dan hal itu dilakukan untuk menghemat anggaran daerah dari kegiatan sewa kantor yang memakan biaya cukup besar yakni antara Rp50 Juta hingga Rp100 juta per tahun.

Sementara itu Dinas Kesehatan dan DisdukCapil akan pindah ke gedung kantor bupati yang lama di jalan Imam Bonjol. Karena sekretariat Daerah sudah pindah. “Tapi masih ada kantor dinas yang masih tetap membayar kontrak untuk digunakan sebagai gudang,” terangnya. (sya)

Respon Anda?

komentar