Polisi mengeluarkan mayat WN Malaysia Lee Chok Fei yang ditemukan tewas di rumah kontrakannya, Senin (19/2). F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Lee Chok Fei, 54 WN Malaysia dengan nomor paspor A15014532 yang dikenal di kalangan rekan-rekannya sebagai loya atau ahli feng shui, kemarin (19/2) pukul 11.30 WIB ditemukan tewas membusuk di dalam rumah kontrakannya di Perumahan Siang Hwa Garden Nomor 141 Jalan Telaga Riau RT 006/ RW 002, Kecamatan Karimun.

”Diketahuinya ada mayat di dalam rumah setelah pemilik rumah kontrakan, Cui Kiat mendapatkan telepon dari warga sekitar bahwa di rumah yang di kontrak oleh Lee Chok Fei mengeluarkan bau busuk dan banyak lalat. Mendapatkan laporan dari warga, pemilik rumah bersama dengan ketua RT setempat mendatangi rumah yang dimaksud,” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara, Senin (19/2).

Kemudian, lanjut Lulik, pintu rumah dibuka dari luar. Pada saat pintu terbuka langsung mengeluarkan bau yang tidak sedap. Ternyata, Lee Chok Fei sudah meninggal dunia dalam keadaan terbaring di bagian tengah rumah. Setelah itu, Tim Inafis Polres Karimun melakukan pemeriksaan terhadap mayat dan juga memeriksa di dalam rumah. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan tubuh.

”Kondisi tubuh Lee Chok Fei sudah membengkak dan diperkirakan sudah meninggal dunia empat hari lalu. Tim medis dari RSUD M Sani juga telah melakukan visum luar. Juga tidak ditemukan adanya tanda kekerasan ditubuhnya. Untuk statusnya memang ditemukan adanya paspor, namun sudah habis masa berlakunya. Berdasarkan pengakuan RT stempat Lee Chok Fei sudah tinggal di komplek perumahan tersebut sejak 2014,” paparnya.

Menyinggung tentang izin tinggal Lee Chok Fei, Lulik menyebutkan, jika melihat paspor yang sudah habis masa berlakunya pada 2010 dan juga keterangan RT setempat diduga sudah melebihi batas waktu. ”Kemungkinan sudah over stayed atau melebihi waktu izin tinggal yang diberikan,” ungkapnya.

Ahui, salah seroang teman Lee Chok Fei yang ditemui di kamar mayat RSUD M Sani menyatakan tidak mengetahui jika temannya itu adalah warga negara asing (WNA) asal Malaysia. ”Saya benar-benar tidak tahu kalau kawan itu (Lee Chok Fei, red) orang Malaysia. Karena, saya pernah bertanya asal dari mana. Pengakuannya berasal dari Selatpanjang. Namun, keluarganya ada tinggal di Batam dan Tanjungpinang,” jelasnya. (san)

Respon Anda?

komentar