Gubernur Kepri Nurdin Basirun bersama tamu undangan menekan sirine sebagai tanda pencanangan program prioritas Kepulauan Riau di Pelabuhan Bongkar Muat Pelantar II, Tanjungpinang, Jumat (23/2). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun meluncurkan sejumlah proyek prioritas pembangunan yang ditandai dengan penekanan tombol sirine di pelabuhan bongkar muat, Pelantar II, Tanjungpinang, Jumat (23/2).

Dalam arahannya Gubernur Nurdin mengatakan bahwa dengan keterbatasan waktu yang dimiliki bukan menjadi penghalang untuk terus membangun. Dengan tolak ukur waktu itulah semua harus mampu merencanakan dengan baik apa program prioritas yang harus dikerjakan dan selesaikan.

“Saya yakin jika kita bersama menyatukan kemampuan, waktu yang singkat dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pekerjaan yang bermuara kepada kebutuhan masyarakat,” ujar Nurdin.

Infrastrukur menjadi perhatian khusus Nurdin karna Kepri merupakan daerah yang harus memiliki kelengkapan dalam hal tersebut.

“Kepri dengan keterbatasan dana tidak menyurutkan semangat kita untuk membangun. Kita harus yakin akan terwujudnya kelengkapan infrastrukur tersebut. Dengan dengan Pembangunan infrastuktur diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, menumbuhkan kembali gairah investasi serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” lanjut Nurdin.

Nurdin juga berpesan kepada seluruh OPD agar pembangunan yang dirancang harus berfokus agar tidak terjadi keterlambatan penyelesaian.

“Untuk itu kita harus terus mencari inovasi dan terobosan-terobosan agar tetap fokus dan tentunya akan menghasilakan output yang bersih dan transparan,” pesan Nurdin.

Sementara itu Perwakilan Panitia Pelaksana Peluncuran Proyek, Kabid Perhubungan Laut (Hubla) Dishub Kepri Aziz Kasim dalam laporannya mengatakan bahwa hingga 22 Februari 2018 sudah dijalankan program pembangunan sebesar Rp256 miliar. Sebesar Rp111 miliar merupakan program prioritas Gubernur dengan empat kegiatan yang sudah lelang dan bisa mulai pengerjaannya.

“Salah satunya di lokasi yang sedang kita laksanakan acara ini, akan dilakukan pembangunan pengembangan pelabuan Pelantar I dan Pelantar II, pelabuhan bongkar muat yang akan menampung kapasitas maksimul kapal 1.000 GT dengan panjang dermaga 213 Meter dan sesuai dengan pesan Bapak Gubernur disiapkan juga pelengsengan untuk tempat pompong masyarakat agar bisa berlabuh di pelantar II,” ujar Aziz.

Selain meluncurkan proyek prioritas, Nurdin juga menyerahkan sejumlah bantuan sembako kepada 75 orang penambang boat dan mesin robin, juga penyerahan sebanyak 10 helm safety kepada buruh bongkar muat di pelabuhan Pelantar II. (yan)

24 Proyek yang dimulai pengerjaannya Tahun 2018 :

A. Dinas Perhubungan sebanyak 8 Paket
1. Pengawasan pembangunan pelabuhan penagi tahun II (Rp. 570 Juta)
2. Pengawasan pembangunan pelabuhan tanjunguban (Rp. 400 Juta)
3. Pengawasan pengembangan dan peningkatan pelabuhan parit rempak (Rp. 280 Juta)
4. Pengembangan pelabuhan tanjunguban (Rp. 13,3 Miliyar)
5. Pembangunan pelabuhan penagi tahun II (Rp. 19,1 Miliyar)
6. Pengawasan pengembangan dan peningkatan kawasan pelabuhan pelantar I dan Pelantar II Tahun II (Rp. 866 Juta)
7. Pengembangan pelabuhan pelantar I dan Pelantar II tahun II (Rp. 29 Miliyar)
8. Pembangunan dan peningkatan pelabuhan parit rempak (Rp. 9,5 Miliyar)

B. Dinas PU sebanyak 6 Paket.
1. Peningkatan Jalan Kawasan Pusat Pemerintahan Dompak (Rp. 4,7 Miliyar)
2. Pengawasan teknis peningkatan jalan kota Tanjungpinang Wilayah 1 (Rp. 230 Juta)
3. Peningkatan Jalan Coastal Area lanjutan (Rp.4,5Miliyar)
4. Peningkatan Jalan Bukit Leman transbatubi tanjungkudu sedanau (Rp. 9,6 Miliyar)
5. Pengawasan teknis peningkatan jalan Kabupaten Karimun (Rp. 210 Juta)
6. Pengawasan pembangunan jalan Kabupaten Natuna (Rp. 200 Juta)

C. Dinas Perumahan dan Pemukiman sebanyak 4 Paket.
1. Pengawasan teknis pembangunan GOR di Singkep Barat (Rp. 165 Juta)
2. Pengawasan teknis peningkatan masjid Baiturrahman (Rp. 135 Juta)
3. Peningkatan masjid Baiturrahman (Rp. 4,7 Miliyar)
4. Pembangunan GOR di Kabupaten Singkep Barat (Rp. 5,6 Miliyar)

D. Dinas Pendidikan sebanyak 6 Paket.
1. Perencanaan pembangunan yayasan mahanaem, Batam (Rp. 73 Juta)
2. Pengadaan alat peraga microplayer education SMA berkarakter (Rp. 2.4 Miliyar)
3. Pengadaan alat peraga praktek keterampilan berbasis nirkabel untuk SMA (Rp.2,4 Miliyar)
4. Pegadaan alat monitoring kelas dan pusat sumber belajar siswa untuk SMA (Rp. 2,4 Miliyar)
5. Pengadaan meubiler untuk SMA dan SMK (Rp. 1,7 Miliyar)
6. Konsultan pengawasan pembangunan USB SMAN 5 Karimun (Rp. 283 Juta)

Respon Anda?

komentar