Komisi II DPRD Kabupaten Bintan melakukan sidak ke stadion olahraga di Desa Busung Kecamatan Seri Kuala Lobam, Selasa (20/2). F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Upah puluhan buruh pembangunan stadion olahraga di Desa Busung akhirnya dibayarkan, Jumat (23/2) sore di Kantor Pemerintah Desa Busung Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan. Namun sampai saat ini utang makan pekerja di warung belum ada kejelasan.

Salah seorang pekerja, Jaka membenarkan upah puluhan pekerja pembangunan stadion olahraga yang sempat macet selama dua bulan akhirnya dibayarkan. Dari Rp 140 juta utang yang harusnya dibayar pihak subkontraktor, ia menyebutkan sekitar Rp 90 juta telah dibayarkan.

Sedangkan sekitar Rp 50 juta yang merupakan utang makan pekerja di warung, katanya belum jelas. “Pembayaran upah pekerja masih dalam proses pembayaran, sedangkan utang warung belum tahu apakah dibayar atau tidak, karena lagi dirunding setelah ini,” kata dia singkat.

Ia mengaku kasihan terhadap pemilik warung, sebab bahan bahan kebutuhan diambil dari pedagang sembako di Tanjunguban. “Si teteh ambil sembako di Tanjunguban, kasihan kalau tidak sampai dibayarkan, sementara keberadaan mandor sudah tidak tahu di mana,” kata dia.

Selama ini, katanya, pekerja lembur sampai malam dan rata rata makannya di warung tersebut. Terkadang pekerja lembur sampai dini hari. “Kalau kemarin tak lembur sampai jam 3 pagi, mungkin tak selesai juga pembangunan stadion ini,” kata dia.

Ia juga mengatakan, sebelum masalah ini mencuat di media, pihaknya sebenarnya sudah melaporkan masalah ini ke beberapa instansi. namun, tidak ditanggapi dengan serius. Lalu mereka berinisiatif memasang spanduk di pinggir jalan. “Pada malam itu warung ini penuh denganpejabat,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Busung Rusli membenarkan, kantornya digunakan untuk tempat pembayaran upah buruh pembangunan stadion olahraga. “Masih berlangsung, yang upah pekerja sedang dibayarkan, tadi saya pulang sebentar, kalau yang warung kita belum tahu,” kata dia singkat.

Terpisah Kabid Permukiman Dinas Perkim Kabupaten Bintan Bayu Wicaksono hingga berita ini diturunkan belum berhasil dihubungi. (met)

Advertisement
loading...