Bupati Bintan Apri saat kunjungan ke Lobam, berkiatan dengan investasi beberapa waktu lalu. F. Kominfo Batam untuk batampos.co.id.

batampos.co.id – Pemkab Bintan menyambut baik kehadiran dua perusahaan dengan Penanaman Modal Asing (PMA) di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam, Kabupaten Bintan.

Kehadiran dua perusahaan asing itu membuat usaha industri di Kawasan Industri Bintan, Lobam kembali bergairah. Kedua perusahaan itu menginvestasikan modalnya sekitar 14.450.000 US Dollar.

GM Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) selaku pengelola KIB Lobam, Surya Cahyadi mengatakan perusahaan pertama PT. Bintan Offshore Marine Center bergerak di bidang oil and gas.

Saat ini sekitar 12 hektare lahan disiapkan untuk kegiatan perusahaan gabungan antara Singapura dan Australia tersebut.

Jumlah tenaga kerja yang diserap sekitar 200 orang. Jika berkembang ke depan diprediksi menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja.

Sedangkan perusahaan kedua yakni PT. Bionesia Organic Foods perusahaan pengelolaan kelapa menjadi berbagai produk, salah satunya santan.

Tenaga kerja yang akan diserap dari adanya kegiatan usaha ini sekitar 100 tenaga kerja. “Sekarang Lobam lagi bergairah, bangkit kembali setelah sempat tertidur,” ungkapnya.

Surya juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena telah membantu proses masuknya dua perusahaan itu. Sementara itu Bupati Bintan, Apri Sujadi menyambut baik dan berjanji akan memberikan kemudahan dalam berinvestasi untuk para investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dikatakan Apri, bahwa penanaman investasi tentunya akan membantu pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Bintan.

“Setiap investasi tentu akan kita sambut baik, kita juga akan membantu para investor yang ingin mengurus perizinan investasi, tentunya disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ungkapnya.

“Kita sudah menerima laporan, 2 investor akan menanamkan modalnya di Kawasan Industri Lobam, nilai investasinya berkisar 14,4 juta US Dollar. Tentu ini merupakan kabar baik bagi Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kabupaten Bintan, Hasfarizal Handra melalui Kabid Perizinan Alfenni mengatakan Februari 2018 ini, Pemkab Bintan telah menerima permohonan dari pihak investor dalam bentuk PMA.

“Di Februari saja ada dua investor dengan jenis investasi PMA dengan skala besar yaitu PT. Bionesia Organic Foods dan PT Bintan Offshore Marine Centre asal Singapura dan Australia. Nilai investasi yang ditanamkan PT. Bionesia Organic Foods sebesar 1 juta US Dollar. Sedangkan PT Bintan Offshore Marine Centre nilai investasinya 13,45 juta USDollar,” ujarnya.

Dikatakannya bahwa untuk masing-masing perusahaan tersebut bergerak di bidang yang berbeda. Untuk PT. Bionesia Organic Foods akan bergerak di bidang industri produk masak dari olahan buah kelapa yang nantinya akan melibatkan para petani kelapa di Kabupaten Bintan. Lalu untuk Kemudian PT Bintan Offshore Marine Centre akan bergerak di bidang jasa penunjang Migas.

“Untuk sektor lapangan kerja, PT. Bionesia Organic Foods akan menyerap berkisar 100 orang tenaga kerja, sedangkan PT Bintan Offshore Marine Centre berkisar 200 orang tenaga kerja,” tutupnya.(met)

Respon Anda?

komentar